Logo BTN
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) berencana akan meningkatkan porsi jumlah kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) jadi 10 persen dari total kredit yang disalurkannya pada 2013.
"Sekarang, 90 persen portofolio kredit kami berada di bisnis perumahan dan industri terkait perumahan, yang 10 persen itu kredit kita ke bisnis nonperumahan," kata Direktur Utama BTN Iqbal Latanro ketika ditemui usai melakukan MoU dengan LKDB-KUKM dan Jamsostek, di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Kuningan, Jakarta, Senin (10/10/2011).
Ke depan, menurut Iqbal, BTN berharap porsi kredit ke sektor UMKM akan ditingkatkan menjadi 15 persen dari seluruh penyaluran kredit yang dilakukan pihaknya. "Ke depan kita pengennya 85:15, jadi 85 perumahan, 15 persennya ke nonperumahan. Dari 15 persennya itu, 10 persennya akan kita salurkan ke UKM," lanjutnya.
Saat ini sendiri, porsi penyaluran kredit ke sektor UMKM yang dilakukan BTN baru sekira lima persen dari total kredit. Iqbal melanjutkan, alasan BTN meningkatkan penyaluran kredit ke UMKM, menurutnya dilakukan karena rendahnya angka kredit macet (NPL) ke UMKM. "NPL-nya rendah, sekira 0,18 persen, jadi banyak juga yang ikut," tandasnya. (wdi)