SBY Sentil Pertengkaran Mendag dengan Menteri Lainnya

K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Kamis, 13 Oktober 2011 17:07 wib
Presiden SBY. Foto: Koran SI
Presiden SBY. Foto: Koran SI
CIKEAS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sentil pertengkaran antarmenteri yang terjadi dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB).

"Dalam kabinet hubungan antarmenteri harus solid," tegas SBY kala melakukan konferensi pers, di kediamannya, Cikeas, Bogor, Kamis (13/10/2011).

Dia menyesalkan, adanya pernyataan yang menyatakan jajaran kabinet satu dengan yang lain bertolak belakang atau bertengkar di depan publik. "Saya berterima kasih dengan koreksi ini, bahwa itu seharusnya tidak terjadi," kata SBY.

Seperti diketahui, beberapa bulan lalu sempat terjadi cekcok antara Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Fadel dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu, terkait adanya izin impor garam dari Kementerian Perdagangan di saat terjadinya panen garam di dalam negeri.

Hal tersebut, diklaim telah mematikan pendapatan petani garam lokal, mengingat garam impor lebih murah. Tidak berapa lama berselang, Mendag kembali menuai kontroversi dengan Menteri Pertanian Suswono akibat izin impor kentang.

Padahal, saat itu petani kentang juga sedang melakukan panen. Alasannya, Mendag menilai, kebutuhan akan Indonesia akan kedua item tersebut lebih besar, sementara para Menteri lainnya, mengklaim para petani mempunyai stok yang cukup. (mrt) (rhs)
  • etik » 0 Tanggapan
    Dua komentar diatas pasti para importir, y hanya mau untung tidak peduli nasib petani. Sudah tahu petani panen malah import, kalo mau menahan gejolak harga y importlah waktu petani ndak panen, itu baru bener, mbok yo kalo.buat kebijaksanaan itu y pro rakyat gituloh!!!!!!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gelo » 0 Tanggapan
    Kalo import bisa dpt harga murah..apa salahnya ? kan rakyat yang menikmati.. Kalo digalakan didalam negeri terus biayanya mahal ato harga jual tinggi..tolong dilihat kenapa bisa begitu.. pasti ada yang salah dalam biaya produksi..jangan salahkan import kalo mutu produknya bagus dan harga murah..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • menteri asbun » 0 Tanggapan
    Garam dan kentang dalam negeri sudah tidak mencukupi dan makin mahal,wajar impor buat menahan gejolak harga di pasar rakyat.Apanya yg salah?
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit