Yunani Didesak Turunkan Upah Pekerja

Jum'at, 14 Oktober 2011 08:09 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
ATHENA - Uni Eropa mendesak Yunani agar menurunkan tingkat upah dibanding ratarata upah di kawasan tersebut untuk meningkatkan penerimaan tenaga kerja. Uni Eropa meminta agar upah pekerja Yunani tidak terlalu tinggi namun tetap mengacu pada standar hidup minimal.

“Upah minimum di Yunani selama ini lebih tinggi dibanding negara lain di zona euro padahal tingkat perekonomian sama. Negara mitra harus melihat apakah ini merupakan hambatan bagi penciptaan lapangan kerja,” kata Perwakilan Komisi Eropa Matthias Mors dikutip harian Kathimerinidi Athena.

Mors berada di Athena bersama anggota tim lain dari Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) atau yang disebut troika.

Saat ini upah minimum Yunani mencapai 750 euro (USD1.032) per bulan. Jumlah tersebut dinilai terlalu tinggi dibanding negara lainnya yang jauh di bawah itu. Adapun, tingkat penganggurannya saat ini 16 persen dan merupakan salah satu yang tertinggi di Eropa.

Namun, usulan tersebut mendapat tantangan dari Serikat Pekerja Yunani yang kemarin kembali menggelar unjuk rasa menentang penghematan.

Mereka berpendapat bahwa biaya hidup di Athena jauh lebih tinggi daripada negara lainnya. Sementara itu, Negara-negara zona euro mempertimbangkan untuk meningkatkan dana penyelamatan hingga lima kali lipat atau menjadi 2,5 triliun euro (USD 3,5 triliun) untuk menghindari krisis lebih buruk Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso, mendesak 17-negara zona euro untuk meningkatkan kekuatan pendanaan Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa (EFSF) meski tanpa ada jaminan baru dari pemerintah.

“Kita harus memaksimalkan kapasitas,” katanya dalam pidatonya di Parlemen Eropa Rabu 12 Oktober.

Sebuah sumber di Uni Eropa mengatakan, para ahli kini sedang mempertimbangkan beberapa pilihan untuk meningkatkan tambahan pendanaan bagi Eropa. Salah satunya adalah mengubahnya menjadi sebuah bank yang bisa memperoleh uang dari Bank Sentral Eropa (ECB) melalui pinjaman tak terbatas. (yanto kusdiantono) (Koran SI/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit