JAKARTA - Setelah rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang ketiga kalinya, akhirnya pemegang saham PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) menyetujui penjaminan aset.
"Disetujui, hampir sebagian kebun yang di Sumatera. Aset tersebut berupa tanah dan perkebunan yang luasnya 60 persen dari total aset yang dimiliki oleh perusahaan," ungkap Direktur Utama UNSP Ambono Janurianto saat ditemui seusai RUPSLB yang ketiga di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (20/10/2011).
Aset tersebut digunakan untuk mendapatkan fasilitas pinjaman senilai USD250 juta. Pinjaman ini akan didapatkan dari tiga bank yaitu PT Bank International Indonesia Tbk (BII), Credit Suisse Group, dan Raiffeisen Bank Internasional.
Pinjamannnya akan digunakan untuk pembayaran obligasi senilai USD185 juta yang akan segera jatuh tempo pada November mendatang.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.