Ilustrasi. Foto: Corbis
Desain dan tampilan visual sebuah perusahaan sering kali diabaikan sebagai strategi bisnis yang kuat dan efektif.
Namun, sebenarnya perusahaan-perusahaan dunia yang sukses justru memiliki strategi komunikasi yang kuat, yang tentunya mencakup pendekatan terpadu untuk membangun citra perusahaan termasuk keseluruhan tampilannya.
Tidak heran kebanyakan dari mereka adalah perusahaan top dan paling dikenal, terutama di kalangan pelanggan, lihat Apple dan Coca Cola sebagai contohnya. Desain tidak hanya gambar indah di layoutyang cantik, bukan juga sekadar tipografi unik dengan warna mencolok.
Lebih dari itu, desain yang hebat mampu mewakili suatu karakter yang tepat dari perusahaan atau organisasi Anda. Keuntungan, variasi produk, pendekatan konsumen, poin-poin unik dalam penjualan, semua dapat diproyeksikan dalam hitungan detik, dengan citra visual yang tepat.
Tujuan dari desain visual dalam bisnis adalah komunikasi yang efektif. Tidak hanya untuk menyampaikan pesan Anda, tetapi untuk menentukan Bagaimana pesan tersebut disampaikan, bagaimana Anda ingin menggambarkan perusahaan tersebut, bagaimana Anda ingin konsumen memersepsikan citranya, bagaimana Anda ingin mereka memahami nilai-nilainya.
Di sinilah desain dan kreativitas dibutuhkan untuk dapat mengomunikasikan halhal tersebut secara efektif dengan pengaruh yang besar. Strategi visual memastikan komunikasi perusahaan selalu konsisten, sehingga mereka berkontribusi pada keseluruhan persepsi bisnis.
Materi perusahaan yang didesain dengan baik dan selaras memainkan peranan penting untuk strategi bisnis yang sukses dan citra perusahaan yang positif. Sangatlah penting bahwa materi-materi tersebut dapat berjalan beriringan dengan tampilan yang konsisten.
Mengapa demikian? Bagaimana jika brosur yang pelanggan baca tidak memiliki tampilan yang selaras dengan billboardyang mereka lewati sehari-hari di jalan raya, atau dengan kemasan yang mereka temukan di dalam supermarket? Ketika visualisasi materi pemasaran tampak berbedabeda dan tidak terlihat bagaikan satu kesatuan, mereka akan bekerja secara bertentangan satu sama lain.
Dari sudut pandang pelanggan, ini sama saja dengan seorang penjual mengatakan satu hal, dan seorang lagi mengatakan sebaliknya. Ini akan membingungkan pelanggan dan akhirnya meninggalkan kesan yang keliru dan kadang negatif.
Di beberapa industri seperti hotel atau restoran high-end sebagai contoh, desain dan strategi pemasaran adalah salah satu elemen yang sangat berperan untuk membantu menginformasikan diferensiasi satu perusahaan dengan berbagai pesaingnya.
Steak salmon di restoran tertentu mungkin bukanlah yang terbaik, namun dengan suasana yang indah serta desain yang istimewa, ia bisa menjadi lebih tenar dan berhasil menarik pelanggan lebih banyak dibandingkan dengan restoran sebelah.
Di dunia perhotelan, semakin baik konsep desain dan implementasinya, semakin tinggi kemungkinan mereka menjual kamar-kamarnya, bahkan dengan harga yang relatif tinggi. Dalam hal ini, investasi pada desain dan komunikasi pemasaran adalah kunci, dan itulah yang membuat mereka terus-menerus diinginkan konsumen.
Perbaikan, peningkatan, dan penyempurnaan dengan menyelaraskan visualisasi dan citra perusahakan harus dilihat sebagai investasi yang penting dan berguna, karena materi-materi pemasaran inilah yang kerap dilihat dan dirasakan oleh para konsumen baru. Ini adalah wajah perusahaan Anda.
Dan ini adalah peran Anda untuk memelihara citra perusahaan dan brand Anda, mengekspos kualitas yang unik kepada pelanggan atau calon pelanggan Anda, sehingga pada akhirnya Anda mendapatkan keuntungan dari investasi desain tersebut.
Seiring dengan berjalannya waktu, konsumen akan dapat mengenali sebuah brandhanya dari warna, elemen grafis, tipe fotografi, tanpa harus melihat brand mark atau logo dari perusahaan tersebut.
DANIEL SURYA
Senior Brand Designer DM IDHOLLAND
ALMIRA SHINANTYA
Chairman DM IDHOLLAND (Koran SI/Koran SI/ade)