Nelayan Diimbau Tidak Takut KUR

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Rabu, 26 Oktober 2011 12:34 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - Nelayan diimbau untuk tidak takut mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna memajukan usahanya.

Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo, ketika dijumpai usai membuka workshop Pembiayaan di Sektor Perikanan Tangkap di kantor Bank Indonesia (BI), Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (26/10/2011).

"Pemerintah membuat Kredit Usaha rakyat (KUR) dan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) tapi fakta menunjukkan skim yang ada masih sulit untuk diakses utamanya karena adanya agunan dan kurang informasi," ungkapnya.

Menurut menteri yang menggantikan Fadel Muhammad ini, nelayan tidak perlu takut dengan KUR yang disalurkan lewat perbankan ini karena KUR sudah ada penjaminnya. Dengan bersandar pada KUR, nelayan juga tidak perlu lagi bergantung pada pemegang modal lokal.

"Kebanyakan nelayan dapat uang dari pemodal setempat. Ini yang kita ingin coba untuk menurunkan volume pinjaman uang dan langsug ke perbankan. Kan KUR dan KKPE itu sebetulnya tanpa agunan mereka bisa dapat," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Gubernur BI Darmin Nasution juga menilai penyaluran kredit di sektor perikanan rendah dikarenekan perbankan yang cenderung menilai industri perikanan memiliki risiko usaha tinggi.

Oleh karenanya, pihaknya ingin agar jangan sampai ada ketidaktahunan cara penghitungan yang benar sehingga membuat risiko terlalu tinggi dan biaya yang dibebankan calon debitur besar. "Seperti membangun jembatan untuk dilalui gerobak tetapi konstruksinya seperti membangun untuk dilalui truk besar," tambah Darmin. (wdi)
TWITTER »
twit