Logo Bank Bukopin
JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) mengungkapkan jika kenaikan fee based income dari kerja sama dengan UnionPay mencapai 30 persen.
"Kerja sama yang dilakukan dengan UnionPay, memperoleh hasil kenaikan fee based income 30 persen," ungkap Direktur Konsumer Bank Bukopin, Lamira Parwedi saat ditemui seusai penandatanganan dengan UnionPay, di Kantornya, Jakarta, Jumat (28/10/2011).
Diakuinya pula, jika pertumbuhan fee based income tiga tahun belakangan ini terus tumbuh, dengan rata-rata 75 persen. "Fee based income per September, tiga tahun terakhir rata-rata 75 persen, year on year (yoy). Yoy tahun lalu 160 persen, ini khusus untuk bisnis kartu. Per september ini, nilai dari fee based income-nya lebih dari Rp100 miliar," imbuhnya.
Pendapatan fee based income perseroan pada semester I-2011, meningkat 29 persen atau setara dengan Rp282 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp218 miliar. 2011, Bukopin menargetkan pertumbuhan fee based dari segmen konsumer dan komersial banking sebesar 25 persen.
Sebagai informasi, hari ini Bank Bukopin bekerja sama dengan China UnionPay untuk Acquiring Bank UnionPay di Indonesia. Dengan kerja sama ini, pemegang kartu UnionPay khususnya wisatawan asal China bisa bertransaksi di Indonesia khususnya untuk transaksi ritel kartu kredit.
Bank Bukopin berencana memasang sebanyak 5.500 mesin Electronic Data Capture (EDC) pada tahap pertama, dan akan meningkat menjadi 15 ribu hingga 2014 mendatang. (mrt) (rhs)