Ilustrasi.
BEIJING - Kepala dana penyelematana Eropa, Klaus Ragling membujuk Cina agar mau berinvestasi, dan investor akan dilindungi seperlima dari kerugian awal, dan akhirnya obligasi bisa dalam bentuk yuan jika diinginkan.
Seperti yang dilansir dari Reuters Minggu (30/10/2011), Ragling berada di Cina untuk membujuk Beijing agar bisa membantu zona Eropa dalam mengatasi krisis.
Dirinya menyatakan fasilitas stabilitas keuangan Eropa (EFSF) dapat berinvestasi dengan tujuaan menyerap 20 persen pertama dari kerugian.
Regling tidak mengatakan apakah China telah meminta untuk itu tingkat perlindungan dan menolak mengomentari pertemuan di Beijing. Namun dia mengatakan diharapkan untuk mengajukan proposal tentang bagaimana skala hingga 440 miliar euro digunakan untuk dana penyelamatan pada November.
"EFSF akan mengambil tahap tertentu yang akan menjadi junior tranche, yang berarti jika sesuatu berjalan salah, kerugian pertama akan dilakukan oleh EFSF itu. Ini bisa menjadi sekitar 20 persen," kata Regling.
Ditambahkannya, dana tersebut bisa menjual obligasi di yuan di masa depan jika Beijing diinginkan. Tapi dia mengatakan bahwa akan sulit untuk menarik off sekarang.
"Kami sejauh ini hanya menerbitkan obligasi euro tetapi kita berwenang untuk menggunakan mata uang yang kita inginkan jika kelihatannya efisien," tandasnya. (nia) (rhs)