JAKARTA - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan laba bersih sebesar Rp40,062 miliar atau melambung 126 persen bila dibandingkan periode sebelumnya yang minus Rp150,43 miliar.
Hal ini disampaikan Presiden Direktur merangkap CEO ENRG Imam P Agustino, dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, Senin (31/10/2011).
Sementara penjualan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp1,3 triliun dan Rp565 miliar pada sembilan bulan pertama 2011.
"Kinerja keuangan perseroan ini disokong oleh kenaikan harga jual minyak dan gas, peningkatan produksi harian, dan rasio pinjaman terhadap modal yang dapat dikelola dengan baik," jelasnya.
Pihaknya pun merasa puas dengan kinerja produksi dan keuangan perusahaan pada sembilan bulan pertama 2011 ini. Blok yang dimiliki perseroan di Kangean PSC (Jawa Timur) dan Bentu PSC (Riau) mendominasi peningkatan produksi minyak dan gas perseroan.
"Kami juga akan segera mengkonsolidasikan tambahan produksi migas dari blok Tonga PSC (Sumatera Utara) dan blok Gelam TAC (Jambi) pada kuartal IV-2011," tukasnya.
Menurutnya, tren pergerakan harga minyak dunia dan harga jual gas perseroan yang semakin kompetitif turut memberikan kontribusi positif terhadap kinerja keuangan perseroan.
Selain itu, kondisi rasio pinjaman terhadap modal perseroan cukup rendah di level 0,76x yang menandakan bahwa laporan rugi laba perseroan tidak terlalu terbebani biaya bunga.
"Kami akan terus berusaha untuk meningkatkan rata-rata produksi harian dan harga jual gas perseroan di masa mendatang," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.