Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ASEAN Infrastructure Fund (AIF) Dibentuk

Idris Rusadi Putra , Jurnalis-Selasa, 01 November 2011 |16:55 WIB
ASEAN Infrastructure Fund (AIF) Dibentuk
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu cara untuk membentuk persepsi pertumbuhan jangka panjang. Oleh karena itu pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari strategi Asean untuk memulihkan kondisi ekonomi pascakrisis 1997-1998.

Kepala Badan Kebijaksanaan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Bambang Brodjonegoro menjelaskan dalam sepuluh tahun ke depan, Asean membutuhkan dana kurang lebih USD60 miliar per tahun untuk kebutuhan pendanaan infrastruktur.

"Untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur, Asean telah membentuk Asean Infrastructure Fund (AIF), yang disepakati oleh Brunai Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam serta Asian Development Bank (ADB)," jelas Bambang di Jakarta, Selasa (1/11/2011).

Bambang menilai, AIF memungkinkan kelancaran pembangunan infrastruktur menigngat selama ini negara-negara Asean memiliki cadangan devisa besar namun senantiasa diinvestasikan di luar Asean.

"Hingga saat ini diperkirakan Asean memiliki cadangan devisa sebesar USD700 miliar di luar Asia," pungkasnya. (rfa)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement