Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Industri Kendaraan Bermotor Tumbuh 29,76%

Idris Rusadi Putra , Jurnalis-Selasa, 01 November 2011 |15:16 WIB
Industri Kendaraan Bermotor Tumbuh 29,76%
Ilustrasi: Grafik
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan produksi manufaktur besar dan sedang triwulan III-2011 naik sebesar 5,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (yoy).

Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS Djamal menjelaskan dalam tiga tahun terakhir terjadi kenaikan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang. "Pada triwulan III-2010 pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang naik 3,67 persen dari dari triwulan III-2009, dan sekarang naik 5,60 persen dari triwulan III tahun 2010," jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/11/2011).

Lebih lanjut dia mengatakan, pertumbuhan produksi manufaktur besar dan sedang bulanan (month to month/mtm) selama triwulan III tahun 2011 mengalami kenaikan pada bulan Juli dan September, sedangkan pada bulan Agustus 2011 mengalami penurunan.

Pertumbuhan bulan Juli naik 2,54 persen dari bulan Juni 2011. Pertumbuhan bulan Agustus 2011 turun sebesar 3,12 persen dari bulan Juli 2011, dan pertumbuhan bulan September 2011 naik 1,68 persen dari bulan Agustus 2011.

Kemudian dia menjelaskan industri-industri yang mengalami kenaikan pada triwulan III-2011 dari triwulan III-2010 atau secara year on year adalah kendaraan bermotor naik 29,76 persen, kimia dan barang barang dari bahan kimia naik 19,77 persen, logam dasar naik 14,19 persen.

"Sedangkan kenaikan jika dibandingkan triwulanan 2011 dibandingkan triwulanan 2010 atau mom mengalami kenaikan 2,87 persen, dan kendaraan bermotor naik sebesar 24,93 persen, radio televisi dan peralatan komunikasi naik 13,55 persen dan alat angkutan selain kendaran bermotor roda empat atau lebih naik 5,71 persen," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement