Ilustrasi
JAKARTA - Krisis yang pernah terjadi pada 1998 dan di 2008 sempat menghantam dunia asuransi. Tak terkecuali bagi Asuransi Sinar Mas. Namun perseroan mempunyai langkah jitu dalam mengatasinya, yakni dengan berkoordinasi Secara solid sehingga membuat perusahaan dapat bertahan dalam menghadapi krisis ini.
Director of Corporate Public Affairs Sinar Mas Lukmono Sutarto mengaku, semenjak krisis melanda perseroan telah banyak mendapat pembelajaran baru untuk berkoordinasi di dalam sebuah perusahaan yang besar.
"Dalam krisis itu, kita banyak mendapat pembelajaran baru, dan organisasinya juga diubah. Kemudian kita mempersatukan unit bisnis yang ada, istilahnya koordinasi," ungkap Lukmono dalam bincang santai di kantor okezone, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (3/11/2011).
Dia juga mengaku, saking banyaknya anak usaha di bawah bendera Sinar Mas, membuat pihaknya sedikit mengalami kendala utama adalah mempertemukan karyawan dan menyatukan pemikiran serta misi perusahaan.
"Makin banyak perusahaan, kan yang susah menyatukan pak. Dan kita melakukan pertemuan dengan para karyawan, kita bisa sharing di situ," tambahnya.
Dalam pertemuan itu, dia mengaku telah bisa menyatukan dan membicarakan langkah-langkah ke depannya. Menurutnya, dengan cara pembenahan ini telah membuat perseroan bertahan dalam menghadapi krisis.
"Kita menyatukan langkah bagaimana ke depannya. Pembenahan ini dan kita lebih fokus aja menyatukan pilar-pilar yang mempersatukan untuk koordinasi," pungkasnya. (wdi)