Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Kegigihan perempuan muda ini dalam mengubah sampah menjadi barang bernilai ekonomis, mengantarkannya menjadi pemenang favorit Danamon Award 2011. Khilda Baiti Rohmah pun diganjar hadiah uang tunai Rp55 juta.
Mahasiswi Teknik Lingkungan Universitas Pasundan ini, mengolah sampah organik menjadi kompos dan non-organik dibuat menjadi aneka kerajinan.
Kegiatan ini kemudian dia kembangkan dengan melibatkan warga sekitar dan berperan dalam meningkatkan kesejahteraan mereka.
Ketua Panitia Pelaksana Danamon Award 2011 Zsa Zsa Yusharyahya menyatakan, para pemenang Danamon Award adalah pejuang-pejuang kesejahteraan Indonesia sebenarnya.
"Visi para peraih Danamon Award ini sejalan dengan Danamon yaitu peduli dan membantu orang lain untuk mencapai kesejahteraan. Kegiatan yang dilakukannya menggugah semangat dan memberikan inspirasi bagi orang lain untuk berbuat lebih bagi negerinya," ujar Zsa Zsa seperti dikutip dari keterangan tertulisnya kepada okezone, Sabtu (5/11/2011).
Zsa Zsa mengimbuhkan, nilai hadiah uang tunai yang diterima pemenang favorit memiliki makna angka hari jadi Danamon yang ke-55 tahun ini.
Selain Khilda, ditetapkan juga empat pemenang lainnya yakni Karmono ”Sang Penemu”, Kemiskidi ”Pemberdaya Wisata”, Nureini ”Pembina Istri Nelayan” dan Putu ”Pengubah Paradigma”. Khilda, ”Si Pengolah Sampah”, unggul dengan dukungan lebih dari 3.000 suara yang masuk dari seluruh masyarakat Indonesia. Dukungan diberikan melalui pesan pendek (SMS) yang dikirimkan ke panitia Dabnamon Award 2011.
"Untuk keempat peraih Danamon Award lainnya masing-masing akan menerima piagam penghargaan dan hadiah uang tunai sebesar Rp35 juta," imbuhnya. (rfa) (rhs)