Bursa Saham Tokyo & Osaka Securities Merger di 2012

Ade Hapsari Lestarini - Okezone
Senin, 7 November 2011 15:47 wib
Foto: Reuters
Foto: Reuters
TOKYO - Bursa Saham Tokyo (Tokyo Stock Exchange) dan Osaka Securities Exchange sedang dalam tahap akhir perundingan merger pada musim gugur 2012. Aksi korporasi ini dilakukan untuk menggabungkan kekuatan kedua belah pihak.

"Dalam sebuah skenario, kemungkinan tersebut sedang dibahas, bursa Tokyo yang tidak terdaftar (TSE) akan mengambil saham mayoritas di Osaka Exchange (OSE5) pada musim semi berikutnya melalui penawaran tender publik," demikian seperti dipaparkan surat kabar Nikkei, dilansir dari Reuters, Senin (7/11/2011).

Kemudian keduanya akan digabungkan pengoperasinya dan bursa Osaka akan tetap terdaftar sebagai entitas yang dipertahankan. Adapun penggabungan pembicaraan antara bursa dimulai pada Maret dengan tujuan yang lebih baik. Yakni bersaing di tengah kondisi pasar saham yang lemah di Jepang, serta adanya gelombang merger dan aliansi antara bursa global.

Keduanya pun diyakini memiliki kekuatan yang komplementer, di mana bursa Tokyo mengendalikan lebih dari 90 persen volume perdagangan di Jepang dan bursa Osaka merupakan pemain indeks berjangka dan derivatif top di Jepang.

Kepala Bursa Tokyo, Atsushi Saito, yang awalnya ingin mendaftarkan ke lantai bursa sebelum merger, mengatakan kepada Reuters bulan lalu pihaknya menghindari initial public offering agarmempercepat proses.

"Dari sudut pandang pemegang saham TSE, mereka akan terdaftar, apakah itu adalah daftar langsung atau hanya sekadar daftar, konsolidasi tidak langsung," kata Saito dalam wawancaranya.

Dua proposal yang sedang dibahas tersebut akan mengatur maksimum saham yang akan dibeli dalam penawaran tender baik di 50,01 persen atau 66,6 persen.

Nantinya, kedua perusahaan akan menciptakan sebuah perusahaan holding dan empat unit yang mengkhususkan diri dalam bentuk tunai, penyelesaian produk perdagangan berjangka, dan pengaturan bursa.

Saito sendiri diharapkan menjadi CEO perusahaan baru. Sementara Kepala OSE Michio Yoneda akan menjadi Chief Operating Officer. Keduanya pun akan segera bertemu untuk berdiskusi mengenai merger ini.

Saat ini, nilai pasar TSE diperkirakan akan ditetapkan pada 1,5 sampai 2 kali dari bursa Osaka, yang bernilai 98,5 miliar yen (USD1,3 miliar) pada penutupan Jumat pekan lalu. (ade)
TWITTER »
twit