Kupon Obligasi BII Dipatok 7,75-9,5%

R Ghita Intan Permatasari - Okezone
Selasa, 8 November 2011 14:34 wib
Logo BII. Foto: Perbanas
Logo BII. Foto: Perbanas
JAKARTA - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII) menerbitkan obligasi berkelanjutan I dan obligasi subordinasi berkelanjutan I dengan kisaran bunga di antara 8,75-10,75 persen.

Hal ini disampaikan Managing Director BII Rahardja Alimhamzah di Penawaran Umum Perdana Berkelanjutan, di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (8/11/2011).

"Obligasi berkelanjutan tahap satu ini dengan jumlah pokok sebesar Rp2 triliun yang merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan I BII sebesar Rp4 triliun. Obligasi seri A dengan tenor tiga tahun dengan bunga 7,75 sampai 8,50 persen, sedangkan obligasi seri B dengan tenor lima tahun dengan bunga 8,75-9,50 persen, dan dibayarkan tiap triwulan," ungkapnya.

Raharja melanjutkan, bahwa obligasi subordinasi berkelanjutan satu dengan pokok Rp500 miliar, merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan obligasi subordinasi. Berkelanjutan I sebesar Rp2 triliun. "Obligasi subordinasi yang diterbitkan berjangka waktu tujuh tahun dengan kisaraan bunga 10- 10,75 persen dan dibayarkan setiap triwulan," lanjutnya.

Penerbitan obligasi ini, menurut Rahardja akan digunakan untuk meningkatkan aset produktif, dalam pengembangan usaha yang akan difokuskan ke segmen UKM, komersial, konsumer, dan korporasi. Sedangkan obligasi subordinasi, lanjutnya, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan serta struktur pendanaan jangka panjang BII.

"Obligasi berkelanjutan BII sendiri memperoleh rating AAA (idn) dari Fitch Rating Indonesia dan (Id)AA+ dari Pefindo. Sedangkan untuk obligasi subordinasi mendapat rating AA (idn) dari Fitch dan (Id)AA dari Pefindo," tambahnya.

Sebagai informasi, penjamin pelaksana emisi obligasi dan obligasi subordinasi adalah PT Bahana Securities, PT DBS Vickers Securities Indonesia, PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, PT Kim Eng Securities dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia.

Masa penawaran obligasi ini sendiri direncanakan 6-8 Desember, penjatahan 9 Desember dan periode distribusi pada 13 Desember dan pencatatan di BEI pada 14 Desember 2011. (wdi)
TWITTER »
twit