Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengusaha Optimistis Batu Bara Masih Diminati Investor

Saugi Riyandi , Jurnalis-Kamis, 10 November 2011 |15:57 WIB
Pengusaha Optimistis Batu Bara Masih Diminati Investor
Ilustrasi. Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - Para pengusaha optimistis terhadap penyerapan batu bara yang masih akan diminati investor dalam jangka waktu 15 tahun ke depan.

"Batu bara itu kan masih murah. Ke depannya juga pasti lebih murah di Asia hingga 15-20 tahun nanti," ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Supriyatna Suhalla yang ditemui dalam acara Launching ICI-5, di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Kamis (10/11/2011).

Ia juga sangat mendukung adanya kebijakan pemerintah mengenai Domestic Market Obligation (DMO). "Kalau ada yang menyerap dan permintaannya banyak. Kami akan utamakan dalam negeri. Sisanya baru kita ekspor," ujarnya.

Menurutnya, di negara-negara Asia masih menjadikan batu bara sebagai energi alternatif primer untuk sumber listrik. "Kalau di Eropa kan sudah ada gas dan nuklir, tetapi kalau di Asia energi alternatifnya hanya batu bara," tuturnya.

Di samping itu, tambahnya, batu bara adalah komoditi yang murah karena harganya hanya sembilan sen per kwh. "Beda kan kalau minyak harganya 22 sen per kwh itu kan mahal untuk dijadikan energi pengganti untuk negara-negara berkembang di Asia," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement