Yunani Harus Fokus Reformasi Keuangan

Kamis, 24 November 2011 09:03 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
ATHENA - Bank Sentral Yunani memperingatkan bahwa pemerintahnya masih berkesempatan tetap berada di zona euro dengan syarat harus berupaya keras mengatur kembali sistem moneternya.

Otoritas moneter Negeri Dewa-Dewa juga tersebut meminta pemerintah koalisi baru meningkatkan langkah- langkah reformasi. Dalam laporan kebijakan sementara 2011, Bank Sentral Yunani menyatakan bahwa dana talangan Uni Eropa terbaru yang mencapai 130 miliar euro (USD175 miliar) merupakan kesempatan terakhir bagi Yunani untuk membuat program reformasi yang baik.

"Kegagalan melakukan reformasi akan menyebabkan penurunan tidak terkendali dan melemahkan prestasi yang telah dicapai dalam beberapa dekade terakhir,” kata Bank Sentral Yunani seperti dikutip Wall Street Journal kemarin.

Bank Sentral Yunani menambahkan, kondisi ekonomi negara itu memang dalam keadaan sulit dan sempat terancam keluar dari daerah euro karena sulit mengatur ekonomi terkait standar hidup, masyarakatnya. Seperti diketahui, rencana penghematan anggaran Yunani ditentang warga dengan melakukan aksi berhari-hari di pusat Kota Athena. (yanto kusdiantono)  (Koran SI/Koran SI/ade)
TWITTER »
twit