JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merencanakan untuk mengekspor pindang ikan hingga nantinya sampai terkenal di luar negeri dengan memberinya merek dan membungkus dengan menarik.
Hal ini disampaikan Direktur Jender P2HP KKP Victor P. H. Nikijuluw yang ditemui dalam acara Pasar Rakyat dan Festival Pindang Ikan Nusantara di Wisma Aldiron, Jakarta Sabtu (26/11/2011).
Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi alasan untuk mengekspor pindang ikan tersebut. "Pertama pindang ini adalah makanan khas Indonesia dan hanya orang Indonesia yang tahu mengolahnya dengan baik," katanya.
Kedua, lanjut Victor sedikitnya ada 65 ribu lebih pengelola pindang ikan yang ada di Jawa dan Sumatera. "Oleh sebab itu kita menghibahkan 150 motor pendingin, 20 mobil bak pendingin dan 13 mobil iklan yang dilengkapi pendingin juga. Alat ini kita hibahkan untuk proses pemasaran antara pedagang dan penjual," lanjutnya.
Ketiga kata Victor, selama ini pindang ikan kebanyakan hanya dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke bawah padahal seharusnya seluruh lapisan masyarakat bisa mengkonsumsi makanan penuh gizi tersebut. "Kita akan promosikan pindang supaya masuk ke retail modern, lalu masuk ke kelas menengah dan atas. Itu obsesi kita," katanya.
Dia juga mengatakan dengan memberikan sebuah brand atau merek tertentu untuk setiap produk pindang ikan. Setelah itu, diberi kemasan yang menarik sehingga bisa dijual di ritel-ritel modern. "Yang paling penting kualitas produknya juga," tandasnya.
Terakhir dia menegaskan, di 2012 pemerintah akan mencoba untuk merambah ke pasar luar negeri. Malaysia menjadi tujuan ekspor pertama bisnis pindang ini. Hal tersebut dikarenakan budaya yang sama dengan Indonesia, maka kita harapkan pindang diterima dengan baik disana. (nia)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.