Ilustrasi
JAKARTA - Produksi batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terancam menurun akibat runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
"Kalau pengaruh, pasti ada pengaruhnya, hanya kita belum melakukan perhitungan," ungkap Direktur Bayan Resources Jenny Quantero saat dihubungi okezone di Jakarta, Senin (28/11/2011).
Dia menjelaskan, jika jembatan ini merupakan sarana transportasi yang digunakan perseroan untuk mengirimkan logistik untuk kebutuhan tambang perseroan. "Kalau untuk distribusi kita tidak lewat jembatan itu," imbuhnya.
Seperti diketahui, Jembatan Kukar yang menghubungkan Tenggarong dengan Tenggarong Seberang serta Kota Samarinda, ambruk pada Sabtu 26 November sore. Hingga pagi ini, tercatat 11 orang tewas dan lebih dari 30 orang hilang.
Pada pukul 14.38 waktu JATS, harga saham BYAN terpantau turun Rp150 ke Rp18.150 dibandingkan harga pembukaan di Rp18.300. (wdi)