Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Musim Penghujan Tiba, Pengusaha Kerupuk 'Meradang'

Nurul Arifin , Jurnalis-Selasa, 29 November 2011 |10:02 WIB
Musim Penghujan Tiba, Pengusaha Kerupuk 'Meradang'
Pengusaha Kerupuk. Foto: Nurul Arifin/okezone
A
A
A

SURABAYA - Datangnya musim penghujan ternyata sangat berdampak bagi industri rumahan yang mengandalkan sinar matahari seperti pengusaha kerupuk.

Bahkan, akibat musim penghujan ini, pengusaha kerupuk harus memutar otak untuk menambah biaya produksi. Alasannya, mereka kesulitan untuk menjemur lantaran cuaca lembab. Otomatis hal ini berdampak pada kualitas hasil produksi.

Seperti yang dialami Ruswandi (40), pengusaha kerupuk asal Simo Pomahan, Surabaya. Pria tiga anak ini harus bekerja ekstra keras untuk mengeringkan hasil produksinya. Menurutnya, kerupuk hasil produksinya masih menggunakan model pengeringan yang tradisional.

"Kami masih bergantung pada terik matahari. Saat ini hasilnya tidak maksimal karena sering hujan," kata Ruswandi di sela-sela aktivitasnya mengeringkan kerupuk, Selasa (29/11/2011).

Ia menjelaskan, akibat musim hujan ini, omzet produksinya per hari menurun dua persen. Dari 1,4 ton per hari, selama musim penghujan menjadi 1,2 ton. Tak hanya itu, biaya untuk membeli minyak gorang juga harus ditambah karena kerupuk dalam keadaan masih lembab.

"Jika pada musim kemarau hanya membutuhkan 680 kg minyak goreng, kini membutuhkan 850 kg. Jadi ada penambahan 170 kg minyak goreng," rincinya.

Pengeringan kerupuk yang tidak maksimal ini memang berdampak pada borosnya minyak goreng. Ia berharap pihak pemerintah memperhatikan sektor usaha kecil ini. Sebab, usaha ini banyak menyerap tenaga kerja dari mulai produksi hingga pemasaran.

"Minimal pemkot dapat memberikan subsidi bahan baku untuk mengurangi kerugian," ucapnya penuh harap.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement