MAKASSAR - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan Indonesia akan bebas dari peredaran minyak curah pada 2015.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti saat melakukan sosialisasi MinyakKita di Pasar Tradisional Pa'baeg Baeng, Makassar, Selasa (29/11/2011).
"Minyak goreng Minyakkita yang menjadi salah satu produk pemerintah kini mulai disosialisasikan di dalam kota Makassar, Sulawesi Selatan. Program Kementerian Perdagangan ini secara perlahan akan mengganti konsumsi minyak goreng curah di kalangan masyarakat menjadi minyak goreng Minyakkita,” jelas dia.
Bayu mengimbau masyarakat untuk mengkonsumsi minyak kemasan karena lebih higienis. Selain itu bayu menjamin jika harga Minyakkita cukup terjangkau bagi masyarakat.
Saat ini kebutuhan akan minyak goreng di masyarakat mencapai enam juta ton per tahunnya. Sekira 30 persen di antaranya adalah minyak curah atau telah dikonsumsi oleh 77,5 persen rumah tangga di Indonesia.
Dalam kebutuhan minyak goreng, pemerintah tidak menargetkan berapa jumlah produksi. Namun akan tetap memproduksi sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat.
Bayu juga melakukan kunjungan ke sejumlah pedagang di Pasar Pabaeng Baeng dan menyosialisasikan minyak kita untuk terus dipasarkan di Makassar mengingat program pemerintah yang akan menghapus minyak curah dari pasaran.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.