Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intiland Investasi Rp3 T di Megaproyek South Quarter

Idris Rusadi Putra , Jurnalis-Rabu, 30 November 2011 |11:13 WIB
Intiland Investasi Rp3 T di Megaproyek South Quarter
Logo Intiland
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk (DILD) meluncurkan megaproyek South Quarter, sebuah kawasan bisnis baru di Jakarta Selatan. Ini merupakan proyek mixed-use development yang memadukan tower, perkantoran, apartemen, dan fasilitas ritel secara terintegrasi.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Intiland Hendro S Gondokusumo mengatakan, nilai investasi untuk pengembangan tahap pertama diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun, dan secara keseluruhan nilai investasi proyek South Quarter sekira Rp3 triliun.

"Sumber pendanaannya berasal kombinasi antara kas internal, perbankan, dan kerja sama dengan investor strategis," ungkap Hendro dalam acara press conference peluncuran South Quarter di Cilandak, Jakarta, Rabu (30/11/2011).

Megaproyek South Quarter ini merupakan kawasan bisnis baru di Jakarta Selatan. Proyek ini dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 7,1 hektare (ha) dengan luas total bangunan mencapai 220 ribu meter persegi. Di area ini akan dibangun enam tower yang meliputi gedung perkantoran, kondominium, dan service apartement.

Lebih lanjut dia menjelaskan pengembangan tahap pertama akan dibangun tiga tower perkantoran dan fasilitas ruang ritel di atas lahan seluas 4,4 ha. Ketiga tower perkantoran ini terdiri dari bangunan gedung setinggi 20 lantai dengan luas total mencapai 120 ribu meter persegi. Sementara bangunan untuk fasilitas ritel luasnya mencapai 9.000 meter persegi.

"Kita menargetkan pembangunan megaproyek South Quarter dimulai triwulan I-2011. Tahapan penutupan atau topping off targetnya dilakukan pada triwulan II-2013 dan pembukaan pada triwulan III-2014," pungkasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement