Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Nilai Emisi Naik Jadi Rp3 T

Antam Tetapkan Kupon Obligasi 8,4-9,05%

Achmad Rifaie De Jong , Jurnalis-Senin, 05 Desember 2011 |19:02 WIB
Antam Tetapkan Kupon Obligasi 8,4-9,05%
Logo Antam
A
A
A

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menaikkan nilai obligasinya menjadi Rp3 triliun dari sebelumnya Rp1,5 triliun. Bunga dari obligasi ini ditetapkan 8,4 persen hingga 9,05 persen per tahun.

Obligasi perusahaan yang bernama Obligasi Berkelanjutan I Antam Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2011 berjumlah Rp3 triliun ini akan diterbitkan dalam dua seri.

Seri A yang memiliki tenor tujuh tahun sejumlah Rp900 miliar dengan tingkat bunga 8,375 per per tahun dan seri B yang memiliki tenor 10 tahun sejumlah Rp2,1 triliun dengan tingkat bunga 9,05 persen per tahun.

Kupon bunga obligasi Antam akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali dan akan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Terdapat permintaan yang tinggi dalam penjualan obligasi ini.

Dalam bookbuilding yang ditutup pada 24 November 2011 kemarin, Antam mengklaim telah mengalami oversubscribed di mana semula Antam hanya menargetkan Rp1,5 triliun untuk tahap pertama harus meningkatkan dua kali lipat menjadi Rp3 triliun karena permintaan dari investor yang melonjak secara signifikan.

“Tingkat permintaan yang tinggi atas obligasi Antam menunjukkan keyakinan investor atas kekuatan Antam sebagai perusahaan pertambangan dan pengolahan mineral terkemuka di Indonesia yang memiliki komoditas yang terdiversifikasi" ujar Direktur Utama Antam Alwinsyah Lubis dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (5/12/2011).

Lebih lanjut dia menambahkan, dukungan pendanaan ini akan lebih memperkuat upaya mereka untuk memperkuat bisnis inti dan berkembang ke arah industri hilir.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement