JAKARTA - Sensus pajak yang dilakukan pemerintah pada 2011 ternyata tidak berjalan lancar. Banyak kendala yang ditemukan di lapangan yang tidak sesuai dengan harapan.
Dirjen Pajak Fuad Rahmany mengatakan, sensus pajak dalam pelaksanaannya tidak semudah dan seperti yang diharapkan.
"Artinya di lapangan banyak saja halangan. Hujan kek, segala macam. Sebagian ada resistensi. Enggak gampanglah, tapi lumayan menurut saya jalan terus," ungkap Fuad ketika ditemui di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (12/12/2011).
Lebih lanjut dia menjelaskan, yang menjadi kendala dalam sensus pajak di antaranya adalah pegawai yang dinilai masih kurang dalam training sehingga di lapangan belum optimal dalam penagihan pajak. "Petugas-petugasnya, kita training lagi. Pokoknya banyak yang harus dilakukan," imbuhnya.
Bukan hanya ESDM, di lapangan, sambungnya juga masih mengalami kendala seperti toko yang tidak ada orangnya, sehingga penagihan pajak tidak bisa dilakukan.
"Pokoknya di lapangan tidak semudah yang dibayangkan, ternyata susah," tegasnya.
Selain itu, tingkat kesadaran publik atas kewajiban membayar pajak ini menurut Fuad masih rendah, sehingga untuk tahun dia mengaku akan dievaluasi kembali mengenai sensus pajak.
"Masih susah dikasih tahu, harus diimbau, dibujuk. Tahun depan nanti hasil tahun ini akan dievaluasi semua apa kendalanya. Terus kita perbaiki, itu saja," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.