Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

16 Waralaba Asal AS Akan Diseleksi

Saugi Riyandi , Jurnalis-Selasa, 13 Desember 2011 |09:56 WIB
16 Waralaba Asal AS Akan Diseleksi
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berencana menyeleksi 16 waralaba dari Amerika Serikat (AS) yang akan menyerbu pasar waralaba di Indonesia.

"Kita nanti juga akan mengadakan seleksi terhadap waralaba yang akan ke Indonesia," ujar Wamendag Bayu Khrisnamurti yang ditemui dalam konferensi pers di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (12/12/2011).

Menurutnya, waralaba tersebut akan dibahas secara intensif mengenai perizinan dan ketentuan-ketentuan berwaralaba di Indonesia.

"Dari kami yang punya perijinan terhadap waralaba itu belum membahas secara intensif mengenai hal itu. Kita coba nanti lihat, apakah memang itu sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Tapi memang sampai saat ini saya bertanya ke Dirjen Perdagangan Dalam Negeri belum ada pembahasan mengenai waralaba itu," tegasnya.

Bayu menambahakan, pihaknya akan menetapkan ketentuan yang sama terkait barang-barang yang dijual di waralaba tersebut. Sehingga, kualitasnya dapat terjaga dan tidak menimbulkan resiko terhadap konsumen.

"Misalnya impor pangan terutama pangan segar akan mengikuti ketentuan-ketentuan yang sama. Bahkan, kalau misalnya kaitannya dengan produk pertanian itu ada ketentuan lain seperti harus bebas dari penyakit, tidak memberikan resiko kepada petani kita, dan sebagainya," lanjutnya.

Sekadar informasi, industri makanan waralaba AS yang akan masuk ke Indonesia antara lain Applebee’s, Denny’s, Johnny Rockets, Carvel Ice Cream, Cinnabon, Schlotzsky’s, Moe’s Southwest Grill, Great American Cookies, Marble Slab Creamery, Pretzelmaker, Pollo TropicalRita’s, Italian Ice, Which Wich dan Wing Zone. Sedangkan merek-merek diluar industri makanan yaitu Crestcom (Waralab pelatihan kepemimpinan) dan The Vitamin Shoppe. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement