Investor Migas Kuwait Mau Masuk, Asal...

Saugi Riyandi - Okezone
Kamis, 15 Desember 2011 14:59 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Pemerintah mengklaim telah mendapatkan investor asal Kuwait untuk Kilang Balongan. Sayangnya, masih ada ganjalan terhadap permintaan investor Kuwait ini yang belum dipenihi oleh pemerintah.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen migas) Evita Legowo, kala ditemui di acara paparan Peluang usaha sektor Migas di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Kamis (15/12/2011).

"Yang sudah jauh maju itu Balongan, bisa dikatakan sudah hampir tercapai kesepakatan. Tapi tadi itu, bahwa masih ada dua atau tiga insentif yang diminta oleh Kuwait tapi kami belum bisa memenuhinya," ujar Evita.

Menurutnya, keputusan pemberian insentif tersebut berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). "Kan mereka kirim sederet panjang, dan kami sudah kirim ke Keuangan (Kemenkeu). Kemenkeu sudah balas, tapi masih ada beberapa yang perlu pembicaraan lebih lanjut, keuangan tidak nolak, tapi belum ngasih," tegasnya.

Dia mengungkapkan perundingan terkait tambahan permintaan insentif investor Kuwait tersebut telah dilakukan terlebih dahulu. "Yang sudah ada PPh, itu PP 62 Tahun 2008. Tapi ada beberapa yang belum selesai. kita mesti duduk bareng lagi sama keuangan. saya sih liatnya itu belum dikunci (diketok), kami harus duduk bareng lagi antara Kementerian ESDM dan Kemenkeu," urai Evita.

Evita menambahkan, penambahan kilang-kilang baru masih akan dikaji lebih lanjut. Meski begitu, Menteri ESDM Jero Wacik sudah memberi mandat untuk membuat kilang baru.

"Khusus mengenai kilang, menteri ESDM telah memerintahkan kepada saya untuk membicarakan secara khusus masalah ini karena kita sangat ingin punya kilang baru. Artinya kami butuh beri perhatian yang lebih," pungkasnya. (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit