JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan masih akan melemah melanjutkan pelemahan yang terjadi sore kemarin.
"Secara teknikal, indeks diperkirakan akan bergerak melemah dengan kisaran 3.728-3.780," ungkap analis PT Sinarmas Sekuritas Jansen Kustianto di Jakarta, Kamis (15/12/2011).
Dia mengatakan, hal tersebut lantaran data tingkat industri uni Eropa serta perkembangan seputar krisis hutang Eropa dan hasil lelang obligasi Italia dan Jerman, dapat memberikan sentimen terhadap indeks.
"Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk day trading, PT Gajah Tunggal Tbk (GTBO), PT Brau Coal Energy Tbk (BRAU), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP)," katanya.
Sementara itu, menurut Research Analyst PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, di perkirakan indeks hari ini akan bergerak mixed terbatas. Dia melihat peluang untuk trading pada saham perbankan dan pertambangan. "Kisaran support-resistance 3.717-3.789," kata Purwoko.
Lebih jauh dia menjelaskan, IHSG kemarin bergerak melemah tipis ditengah sepinya transaksi perdagangan. Dia melihat investor cenderung menahan diri sehubungan dengan kondisi krisis hutang Eropa yang belum mencapai titik solusi. "Sehingga Saham-saham unggulan terlihat masih tertekan," tandasnya.
Informasi saja, menutup perdagangan sore kemarin, IHSG melemah 11,98 poin atau 0,32 persen ke 3.751,60. Indeks LQ45 terpantau melemah 1,61 poin atau 0,2 persen menjadi 660,73, sementara Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 3,55 poin atau 0,7 persen ke 524,18. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.