Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jaminkan Aset, Elnusa Raih Pinjaman BCA USD122,5 Jt

Yuni Astutik , Jurnalis-Kamis, 15 Desember 2011 |12:37 WIB
Jaminkan Aset, Elnusa Raih Pinjaman BCA USD122,5 Jt
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - PT Elnusa Tbk (ELSA) mendapatkan fasilitas pinjaman dengan plafon maksimum USD122,5 juta. Perseroan menjaminkan aset perseroan untuk pinjaman ini.

"Pinjaman tersebut diperoleh perseroan dari sindikasi perbankan yang baru dengan Mandated Lead Arranger, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Refinancing pinjaman dengan plafon maksimum USD 122,5 juta," ungkap VP Corporate Secretary Elnusa Heru Samodra di Jakarta, Kamis (15/12/2011).

Proses refinancing pinjaman tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini. Adapun tujuan dari refinancing pinjaman tersebut adalah menurunkan dan mengoptimalkan beban keuangan dari pinjaman yang ada, memberikan fleksibilitas arus kas perseroan, mempermudah pengelolaan pinjaman korporasi, dan adanya kebutuhan untuk menambah kapasitas operasional dalam rangka meningkatkan daya saing perseroan.

“Aksi penjaminan aset yang telah disetujui dalam RUPSLB perseroan ini terkait proses refinancing pinjaman yang dapat memberikan value added, di antaranya optimalisasi cost of financing sehingga dapat meningkatkan daya saing perseroan,” katanya.

Selanjutnya, keputusan lain dalam RUPSLB adalah melakukan perubahan susunan pengurus Elnusa sebagai salah satu strategi untuk memperkuat manajemen dalam menghadapi tantangan bisnis ke depan.

“Dengan adanya perubahan manajemen di akhir tahun ini, diharapkan menambah semangat Elnusa tetap berupaya untuk survive dalam persaingan dan berusaha keras untuk memperbaiki performance pada tahun mendatang," tandasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement