Logo Chevron. Dok Chevron
PEKANBARU - Ratusan buruh kembali mendatangi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau. Kedatangan mereka karena menganggap perusahaan minyak itu lepas tangan atas pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.
Dalam orasinya, massa yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) menuntut PT CPI harus memberikan tekanan terhadap PT Flaro Surya Sepakat (FSS) sebagai subkontraktor penyediakan pekerja.
Massa kembali menuntut agar 59 pekerja yang terkena PHK dalam bekerja kembali. Selain berorasi masa juga melakukan pemblokiran jalan di depan pintu gerbang perusahaan itu. Aksi ini membuat petugas keamanan menjaga ketat perusahaan.
"Kita menilai Chevron seperti lepas tangan atas PHK yang terjadi, padahal inikan PHK juga sangat erat kaitnya dengan PT CPI. Kita minta harus ada jalan keluarnya," kata Rudi salah satu perserta aksi, di Pekanbaru, Selasa (20/12/2012).
Massa juga mengancam akan terus melanjutkan aksinya sampai kapanpun, selama tuntutan mereka belum dipenuhi. (ade)