Presiden SBY. Foto: Koran SI
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan bila tahun depan Indonesia kemungkinan akan terkena krisis global. Namun, SBY mempunyai kunci agar Indonesia terhindar dari krisis global.
Hal tersebut disampaikan SBY, saat pidato sebelum acara penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun Anggaran 2012, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (20/12/2011).
"Saudara-saudara agar kita selamat tahun depan, mari menjaga sektor riil sehingga tidak perlu ada PHK. Pada 2008-2009 tidak terjadi PHK dibandingkan negara di dunia," papar SBY.
Dia memaparkan, ketika krisis global 2008-2009 dulu, ekspor Indonesia yang terdiri dari empat komponen salah satunya sempat anjlok. Namun, menurutnya, pembelanjaan APBN/APBD lebih optimal.
"Maka dari itu, saya mengajak gubernur, mari kita berikan peluang investasi, undang dulu investor dalam negeri. Kalau kurang, ajak sahabat kita dari negara sahabat," ajaknya.
Baginya, bantuan para gubernur tersebut akan diteruskan ke bupati. Di mana banyak cerita bantuan tersebut akan kandas di tingkat kabupatan. Di sisi lain, perihal pembelanjaan di rumah tangga, SBY mengklaim bila gaji sudah diperbaiki dan bantuan orang miskin sudah diberikan. (ade)