JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan jumlah investor di Indonesia hanya sebanyak satu juta. Masih kalah bila dibanding negara-negara lainnya seperti Malaysia dan Singapura.
Hal ini disampaikan Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI Uriep Budhi Prasetyo yang ditemui dalam acara peluncuran ujian online WPPE, di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
"Di Indonesia terdapat satu juta investor masih kalah dengan negara-negara lain seperti Malaysia dan Singapura," ujar Uriep.
Dirinya mengaku senang dengan adanya ide ujian Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) karena ide ini adalah cita-cita dari BEI sendiri.
"Saya senang sekali adanya ide WPPE. Ini sesuatu hal yang sudah saya cita-citakan beberapa tahun yang lalu," tegasnya.
Ujian ini, lanjut dia akan menambahkan kepercayaan para investor sehingga jumlah investor akan bertambah nantinya.
"Tentunya akan menaikkan jumlah investor kita dan kita mau investor yang berkualitas. Kami juga akan memberikan edukasi para investor," ungkapnya.
Uriep menambahkan, BEI selalu mendukung upaya untuk meningkatkan investor dalam maupun luar negeri. "Kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan ini. Agar pasar modal dapat tercapai dengan SDM yang berkualitas," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.