BII Ingin Punya Portal e-Commerce

Jum'at, 23 Desember 2011 14:38 wib
Logo BII. Foto: Perbanas
Logo BII. Foto: Perbanas
JAKARTA - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mengaku mempertimbangkan untuk mengembangkan portal khusus ecommerce. Tapi rencana itu baru mulai dieksekusi dalam dua atau tiga tahun mendatang.

Electronic Transaction Channels Head BII Laksono mengaku, mempertimbangkan perlunya portal e-commerce. Salah satu pertimbangannya selain memberikan nilai tambah kepada nasabah, juga memberikan fasilitas kepada merchant-merchant, terutama yang skala usahanya masih kecil.

"Ada rencana tapi mungkin dua sampai tiga tahun ke depan karena masih ada prioritas untuk dikerjakan. Tapi ini masih dalam pemikiran belum dituangkan," urainya saat dihubungi, Jumat (23/12/2011).

Laksono menuturkan, BII telah masuk segmen e-commerce setidaknya dua tahun terakhir dan telah menggunakan Mastercard Internet Gateway Service (MIGS) atau transaksi internet sebagai sistem pembayarannya. "Merchant di internet bisa berjalan dengan aplikasi kita," imbuhnya.

Seperti halnya bank lain, mayoritas transaksi e-commerce di BII juga masih banyak dikontribusikan jasa airlines dan biro perjalanan. Selain itu transaksi e-commerce ini pun melayani institusi pendidikan, penyedia voucher top-up, hingga platform-platform marketplace. Dari transaksi ini, setiap bulannya perseroan mencatat nilai transaksi sekira Rp150 miliar-Rp160 miliar per bulan.

"Kontribusinya sekira 25 persen dari transaksi kartu kredit traditional," kata dia.

Seperti diketahui, sejumlah bank besar mulai melirik potensi ecommerce. Secara tidak langsung BCA masuk ecommerce dengan menyediakan payment gateway untuk portal BliBli.com yang juga satu grup dengan BCA. Portal lainnya adalah Belibarang.com milik Citi Indonesia, dan Tokone.com milik Bank Mandiri yang belum lama ini diluncurkan. (Erichson Sihotang /Koran SI/wdi)
TWITTER »
twit