Mata uang China Renminbi. Foto: Corbis
BEIJING - China melakukan swap mata uang dengan Pakistan sebagai sebuah langkah baru terhadap pengontrolan penggunaan yuan secara ketat di luar negeri.
Beijing sendiri telah mulai memungkinkan penggunaan yuan secara terbatas dalam perdagangan dengan Hong Kong dan Asia Tenggara. Ini merupakan sebuah langkah yang bisa membantu untuk meningkatkan ekspor.
Dilansir dari Straits Times, Minggu (25/12/2011), China sendiri telah menandatangani kesepakatan currency swap dengan bank sentral di Thailand, Argentina, dan beberapa negara lainnya.
Bank sentral China mengatakan, pada Jumat akhir pekan lalu Negeri Tirai Bambu ini sepakat bermitra dengan Pakistan untuk swap sebesar 10 miliar yuan (2,04 miliar dolar Singapura) dengan 140 miliar rupee Pakistan (2,03 miliar dolar Singapura).
Dikatakan pihak bank sentral China, aktivitas tersebut akan mempromosikan investasi dan perdagangan. Namun sayangnya tidak diberikan rincian bagaimana uang itu akan digunakan.
Perjanjian-perjanjian yang dilakukan bank sentral tersebut memberikan akses ke setiap mata uang lain, namun bank-bank komersial masih perlu menciptakan sistem untuk mengeluarkan surat kredit dan menangani transaksi lainnya dalam mata uang tersebut agar perusahaan dapat menggunakannya. (ade)