ICB Bumiputera Bidik Kredit Rp5,5 T

Rabu, 28 Desember 2011 15:23 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - PT Bank ICB Bumiputera Tbk menargetkan kredit hingga akhir tahun dikisaran Rp5,4-Rp5,5 triliun. Per September 2011 perseroan mencatat kredit sebesar Rp5,2 triliun, turun sekitar 14 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp6,05 triliun.

Direktur ICB Bumiputera Jap Hartono mengatakan, dirinya optimis tahun depan penyaluran kredit dapat bertumbuh terutama dengan memfokuskan pada kredit UKM (SME), mikro dan konsumer. Saat ini komposisi dari tiga segmen ini masih merata dikisaran 15 persen. Sisanya berasal dari segmen corporate dan komersial yang menurut Jap tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan kredit.

"Tahun depan growth bisa double digit, apalagi sudah ada pipeline dan ada yang belum dicairkan," katanya usai Public Expose Bank ICB Bumiputera Tahun 2011, di Jakarta, Rabu (28/12/2012).

Jap menambahkan, untuk memperkuat kredit mikro perseroan akan fokus di unit-unit yang menurut dia cukup profitable, sementara untuk segmen korporasi akan digenjot melalui crossseling untuk meningkatkan pendapatan nonbunga (fee based income) seperti memberikan trade finance, cash management, ataupun transaksi valuta asing.

"SME ini kita akan genjot melalui cabang-cabang. Untuk konsumer kita akan fokus ke KPR tapi bukan hanya booking tapi menyeluruh dan lebih ketat," ungkapnya.

Menurut Jap, akhir tahun kredit perseroan diperkirakan akan mencapai sekitar Rp5,4-Rp5,5 triliun dan menargetkan pertumbuhan kredit 30 persen di 2012. Selain itu tahun depan perseroan juga berharap dapat meningkatkan komposisi casa atau dana murah dari 35 persen menjadi 40 persen atau peningkatan DPK sebesar 26 persen. (Erichson Sihotang /Koran SI/wdi)
TWITTER »
twit