Ilustrasi. Foto: Koran SI
TOKYO - Dana Moneter Internasional (IMF) akan merilis hasil "kesehatan" perbankan Jepang pada musim panas ini, termasuk kemampuan mereka untuk menahan krisis utang Eropa dan menumbuhkan ekonomi yang lemah.
Harian bisnis di Jepang, Nikkei, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (3/1/2012) melaporkan, Program Penilaian Sektor Keuangan IMF menganalisis secara dalam sektor keuangan suatu negara yang dibuat wajib untuk 25 sistem negara-negara lain demi mencegah krisis keuangan global.
IMF, yang telah memulai survei lembaga keuangan Jepang, akan mengecek perbankan tersebut pada Maret. IMF akan mempelajari kemungkinan dampak dari krisis zona euro pada arus modal dari bank-bank Jepang, serta bagaimana mereka dapat bertahan dengan skenario pertumbuhan ekonomi yang lemah dan resesi double-dip.
Bank-bank Jepang telah membatasi utang Eropa yang bermasalah, meskipun lingkungan ekonomi bangsa yang suram telah mengambil pos industri keuangan, sehingga memaksa bank untuk memotong ribuan pekerjaan. (ade)