Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurangi Kemiskinan, Pemerintah Tetap Andalkan PNPM

Gina Nur Maftuhah , Jurnalis-Selasa, 03 Januari 2012 |13:00 WIB
 Kurangi Kemiskinan, Pemerintah Tetap Andalkan PNPM
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA- Pemerintah berencana terus melakukan program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) guna menghapus kemiskinan secara menyeluruh bagi masyarakat, baik di kawasan pedesaan maupun di perkotaan.

"PNPM ke depan akan terus jalan, Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga akan terus kita lanjutkan, tahun ini anggarannya Rp30 triliun," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa usai konferensi pers pembatasan BBM Subsidi di Kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/12/2012).

Menurut Hatta, program akan diikuti dengan program pengentasan kemiskinan lain seperti pembangunan dan penyediaan listrik, air, dan rumah murah bagi orang miskin baik di perkotaan maupun pedesaan. Adapun dananya akan diprioritaskan dari APBN, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN, dan swasta.

"Pemerintah misalnya nanti akan bangun instalasi air bersih di pedesaan. Nah, agar airnya ngalir, itu butuh dana lagi. Dana ini seharusnya bisa masuk dari PKBL," lanjutnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa jumlah penduduk miskin di Indonesia pada September 2011 mencapai 29,89 juta orang (12,36 persen).

Plt Kepala BPS Suryamin menjelaskan, angka ini mengalami penurunan sebesar 0,13 juta atau 130 ribu orang dibandingkan penduduk miskin pada Maret 2011 sebesar 30,02 juta orang (12,49 persen). Menurutnya, selama periode Maret-September 2011, penduduk miskin perkotaan berkurang 0,09 juta orang dan penduduk pedesaan berkurang 0,04 juta orang.

"Persentase penduduk miskin antara daerah perkotaan dan pedesaan tidak banyak berubah selama periode ini. Penduduk miskin daerah perkotaan pada Maret 2011 9,23 persen menurun sedikit 9,09 persen pada September 2011. Penduduk miskin di daerah pedesaan pada Maret 2011 sebesar 15,72 persen dan menurun sedikit menjadi 15,59 persen pada September 2011," jelas Suryamin. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement