JAKARTA - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengaku jika nilai Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dirinya di atas 600.
"(TOEFL) lumayan lah di atas 600," jawabnya sambil tersenyum saat ditemui di Kantornya Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (4/1/2012).
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait dengan tanggapan DPR yang menyatakan jika ada baiknya Menteri Perdagangan juga dites nilai TOEFL-nya, dia menanggapi dengan cara tetap berpikir positif.
"Anda tanggapannya gimana? Positif thinking lah. Apakah kalian mau pergi ke BKPM mendengarkan testimonial dari masing-masing 258 karyawan, termasuk protokoler di BKPM?" tantangnya.
Dia menceritakan dulu ketika percobaan awal di BKPM senilai 300, namun lama-lama bisa mencapai 600.
"Pasti bisa kok. Dan saya agak kaget dengan ucapan kawan-kawan, bibit di Kemendag bisa tidak? Kita justru berkeyakinan harusnya bisa. Terbukti kok di BKPM," imbuhnya.
Gita mencontohkan, jika BKPM lembaga yang dulu dipimpinnya sebelum menjabat sebagai menteri perdagangan, sudah bisa meluluskan 258 karyawan dari 580 karyawan dengan nilai TOEFL 600. Targetnya, tahun ini akan digenjot lagi 200 karyawan yang bisa mencapai nilai TOEFL 600.
"Yang belum lolos, lagi pelatihan terus. (Saat ini) sudah 258, target 200 lagi jadi bisa 458 atau 80-an persen dalam dua tahun di BKPM. Kita mengamanahkan, memfasilitasi," tuturnya.
Gita memastikan jika pegawai di Kementerian Perdagangan juga seharusnya bisa mencapai hasil yang sama seperti di BKPM.
"Yang tidak lulus kita akan beri program latihan. Pengajar yang tidak lulus dari luar kita datangkan, jadi tidak ada alasan untuk tidak bisa. Ya kamu bisa, semuanya bisa," tandasnya optimistis.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.