Menko Ekonomi Hatta Rajasa. Foto: Okezone
JAKARTA - Kementerian Koordinator Perekonomian mencatat, suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) mikro turun dari 22 persen menjadi 20-21 persen yang efektif per tahun ini.
"Berdasarkan hasil rapat Tim Pelaksana tanggal 12 September 2011 dan 6 Januari 2012 disepakati bahwa penurunan tingkat suku bunga KUR mikro dari 22 persen menjadi 20-21 persen yang efektif per tahun ini atau setara dengan 10-10,5 persen flat per tahun," ungkap Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantornya, Jakarta, Selasa (10/1/2012).
Menurut Hatta, penurunan ini juga diikuti penurunan tingkat suku bunga KUR ritel dari 14 persen menjadi 12-13 persen atau setara dengan 6-6,5 persen flat per tahun. "Perubahan suku bunga ini juga diikuti dengan perubahan MoU, PMK, dan SOP," lanjutnya.
8 Bank Penyalur KUR
Adapun target penyaluran KUR di tahun depan, lanjut Hatta, sebesar Rp30 triliun yang akan dibagikan ke delapan bank pelaksana.
"Di 2012, BNI ditargetkan menyalurkan KUR Rp4 triliun, BRI Rp15 triliun, Mandiri Rp3,5 triliun, BTN, Rp950 miliar, Bank Bukopin Rp350 miliar, BSM RP750 Miliar, 13 BPD Rp5,45 miliar dan bank lainnya Rp450 miliar," tandas Hatta. (wdi)