BI "Bagi-Bagi" Tugas Deputi Gubernur

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Selasa, 10 Januari 2012 17:10 wib
Ilustrasi. Foto: Okezone
Ilustrasi. Foto: Okezone
JAKARTA - Beberapa waktu lalu, Mahkamah Agung (MA) telah resmi melantik dua Deputi Gubernur Bank Indonesia (DG BI). Pascapelantikan ini, BI akhirnya memberlakukan pembidangan baru bagi DG yang efektif sejak 3 Januari lalu.

"Darmin Nasution selaku Gubernur BI membidangi Direktorat Hukum, Sumber Daya Manusia, Audit Intern, serta Direktorat Perencanaan Strategis dan Kehumasan," ungkap Kepala Biro Humas Difi A Johansyah dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/1/2012).

Difi melanjutkan, Deputi Gubernur BI yang baru Muliaman D Hadad membidangi Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan, Perijinan dan Informasi Perbankan, Investigasi dan Mediasi Perbankan, dan Kantor BI.

"Deputi Gubernur Ronald Waas membidangi Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran, Direktorat Pengedaran Uang, dan Direktorat Pengelolaan Sistem Informasi," lanjut Difi.

Hartadi A Sarwono, akan membidangi Direktorat Pengelolaan Devisa, Kebijakan Moneter, Statistik Moneter, Internasional, Pusat Pengkajian Studi Kebanksentralan (PPSK) dan Kantor Perwakilan (KPw).

"Sedangkan Pak Ardhayadi Mitroatmodjo membidangi Direktorat Logistik dan Pengamanan, Keuangan Intern, Unit Khusus Penyelesaian Aset, Biro Sekretariat, dan Unit Khusus Museum BI," tambahnya.

Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah sendiri ditugaskan untuk membidangi Direktorat Pengawasan Bank, Direktorat Pengawasan Bank Syariah, Kredit Pengawasan BPR dan Pengembangan UMKM, serta Direktorat Pengelolaan Moneter.

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, BI juga sempat kehilangan satu DG-nya yang nonaktif, Budi Mulya. Dia terhitung non-aktif sejak Oktober 2011 karena terkait dengan kasus Bank Century. Budi Mulya diduga pernah memiliki pinjaman Rp1 miliar dengan bos Bank Century Robert Tantular. (mrt) (rhs)
TWITTER »
twit