JAKARTA- Pemerintah menargetkan penerimaan negara mencapai lebih dari Rp1.000 triliun pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012, untuk itu diperlukan perbaikan terutama dalam mengenjot penerimaan perpajakan.
Menteri Keuangan, Agus DW Martowardojo, mengatakan pihaknya akan meminta agar sumber daya manusia (SDM) yang bertugas mengawal penerimaan negara, memiliki kapasitas yang memadai.
Jika perbaikan internal sudah dilakukan, namun masih terbentur kendala eksternal, pemerintah berjanji bersikap tegas. “Saya sudah minta kepada Dirjen Pajak untuk tingkatkan pembinaan pendidikan dan beri peringatan. Kita minta masyarakat memberi dukungan," tegas Menkeu di kantornya, Jalan Wahindin Raya, Jakarta, belum lama ini.
Menurut Menkeu, jika masih ada para pengemplang pajak, maka pihaknya akan memaksakan pendapatan tersebut. "Selanjutnya apabila tidak mendapatkan respon yang baik, kita akan jaga hak-hak negara,” tutur dia.
Selain itu, Menkeu berjanji akan memberikan penekanan pada penerimaan pajak penghasilan minyak, gas dan sektor pertambangan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan BP Migas untuk data-data teknis terkait perhitungan pajak, dana bagi hasil.
Perbedaan perhitungan (dispute) yang selama ini terjadi, lebih disebabkan lantaran sudut pandang yang berbeda. “Kita perlu waktu menghitung pajaknya, sesuai dengan yang dibayarkan atau sesuai dengan yang dihasilkan. Itu yang juga dirapihkan, bukan hanya pajak,” kata Anny di kesempatan yang sama.
Menurutnya, Kementerian ESDM dan BP Migas telah memiliki data yang dibutuhkan. Jika data yang dibutuhkan masih dinilai belum memadai, pihaknya berencana menggendeng surveyor untuk melengkapi data yang ada.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Fuad Rahmany, belum berkomentar banyak mengenai rencana menggandeng surveyor tersebut. “Sedang kita kerjakan, tapi saya tidak bisa ungkapkan sekarang karena masih dalam proses,” singkat Fuad. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.