Gubernur BI Darmin Nasution. Foto: Okezone
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengaku lega akhirnya kedua jaringan ATM PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terhubung. Pasalnya, interkoneksi ini tidak hanya penting bagi kedua bank, tetapi bagi sebagian besar nasabah pengguna kartu ATM dan debet.
Oktober lalu, Bank Mandiri melakukan MoU yang menyatakan bahwa bank pelat merah tersebut masuk dalam jaringan ATM Prima yang dikelola PT Rintis Sejahtera. Di jaringan ATM Prima tersebut, 48 bank telah masuk ke dalam jaringan tersebut sehingga secara tidak langsung, semua nasabah pengguna ATM dan kartu debet telah terhubung.
"Apa yang kita lakukan hari ini adalah proses untuk melakukan sistem pembayaran dengan masyarakat. Kartu yang beredar di masyarakat per November mencapai 61 juta kartu dengan 6,6 juta transaksi per hari bernilai Rp7 triliun per hari. Jumlah penerbit kartu ATM dan debet sudah ada 98 penerbit. Kepentingan ini bukan hanya menyangkut nasabah ATM BCA-Mandiri saja ini menyangkut 49 bank yang meliputi sebagian besar nasabah yang gunakan kartu ATM dan debet," ungkap Gubernur BI Darmin Nasution, di Gedung BI, Jakarta, Senin (16/1/2012).
Menurut Darmin, interkoneksi ATM antara BCA dan Mandiri ini akan dapat meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi bagi nasabah.
"Kita masih akan siapkan langkah lanjutan, tetapi masih panjang. Banyak yang harus kita benahi dan lakukan. Namun pondasinya adalah kenyamanan, efisiensi, keamanan dan daya saing serta perlindungan konsumen," lanjut dia.
Di tempat yang sama, Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiadmadja menyatakan bahwa interkoneksi ini akan mendukung semangat bersama untuk membangun sistem cashless activity. "Melalui sistem noncash, kita juga akan mengurangi cash society, karena semua harus ada uang tunai. Sehingga kalau ini bisa diganti, efisiensi akan naik," tambah Jahja.
Sedangkan Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini melanjutkan bahwa realisasi interkoneksi ini merupakan upayanya untuk menguatkan dan memperluas jarungan ATM untuk memudahkan nasabah melakukan transaksi perbankan. "Langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan transaksi elektronik," jelas Zukifli.
Sebagai informasi, mulai hari ini interkoneksi kedua bank resmi terhubung. Nasabah dapat melakukan cek saldo, transfer rekening antarbank dan tarik tunai. Mandiri yang sebelumnya hanya tergabung di Link, kini dapat mengakses 31.700 ATM yang terhubung melalui Prima termasuk 8.575 jaringan ATM BCA yang terkoneksi dengan jaringan Cirrus.
Secara total, jaringan Mandiri kini tergabung dalam 40 ribu ATM yang terhubung melalui ATM Prima, Link, maupun ATN bersama yang tersebar di seluruh Indonesia begitu pula sebaliknya. (wdi)