Kementerian ESDM Minta BIN Awasi Sektor Energi

Saugi Riyandi - Okezone
Selasa, 17 Januari 2012 18:06 wib
Ilustrasi. Corbis.
Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) gandeng Badan Intelejen Negara (BIN) guna mengamankan program-program strategis sektor ESDM.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan Menteri ESDM Jero Wacik dan Kepala BIN Marciano Noorman di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

"Kerja sama ini, dilatarbelakangi agar ada kordinasi lebih insentif untuk meningkatkan pengamanan preventif dan percepatan upaya pencegahan kriminal, ataupun kejahatan yang dilakukan terhadap program-program strategis yang akan dilakukan ke depannya," ujar Jero Wacik.

Menurutnya, peran BIN sendiri dalam proyek tersebut adalah upaya untuk mengamankan dan menjaga proyek sektor ESDM seperti minyak, batu bara, listrik dan sektor tambang lainnya.

"Berarti akan mendatangkan investasi yang cukup besar, sehingga kalau ada gangguan akan berakibat besar juga. Jadi sesuai imbauan presiden bahwa energi harus dijaga untuk masa depan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala BIN Marciano Noorman mengatakan, saat ini ancaman tidak hanya tradisional yang mudah terdeteksi tetapi juga ada ancaman nontradisional yang tidak terdeteksi. "saat ini ancaman energi sudah ada yang terdeteksi dan tidak terdeteksi baik dari nasional dan global," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan mengamankan secara preventif terhadap program-program di sektor ESDM sehingga kesejahteraan rakyat dapat tercapai. "Kami akan berusaha menjaga ketahanan energi sehingga kesejahteraan rakyat dapat tercapai," pungkasnya. (mrt) (rhs)
  • memet mochamad rachmat » 0 Tanggapan
    saya sebagai masyarakat dari penghasil panas bumi Desa Laksana Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung yang terkenal Kamojang sejak di bor oleh pemerintah new zealand pada tahun 1973 dan di serahkan ke pemerintah Indonesia pada tahun 1984 diresmikan oleh Bpk Presiden Soeharto dan menteri pertambangan waktu itu Bpk Subroto dan Dirut Pertamina Bpk Letjen Purn (alm) Ibnu Soetowo . sampai saat kini 2012 masyarakat Kecamatan Ibun Kabupaten Bandung belum menikmati hasil panas bumi (DBH) sejak PP 55 tahun 2005, dan UU 33 tentang dana perimbangan mohon parameter dan indikator untuk desa dan kecamatan penghasil ? sementara keruksakan hutan yang jadi area pengeboran tidak termasuk bagian dari dana dbh.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit