Ilustrasi
BEIJING - Melambatnya pertumbuhan perekonomian China menjadi 9,2 persen pada tahun 2011 adalah akibat tingginya inflasi dan krisis global yang terjadi.
Realisasi produk domestik bruto (PDB) pada kuartal IV-2012 tercatat 8,9 persen, lebih rendah dari angka PDB pada kuartal III. Alhasil, jika dibandingkan dengan realiasi pertumbuhan ekonomi (PDB) tahun 2010 yang sebesar 10,4 persen, angka PDB tahun 2011 tersebut lebih rendah.
"Walau tidak agresif, tapi terlihat ekonomi China mulai melambat. Padahal, laju perekonomian tampaknya berjalan baik sejauh ini," kata ekonom dari Standard Chartered Bank Hong Kong, Stephen Green, seperti di lansir dari AFP, Rabu (18/1/2012).
Di mana, output produksi dari jutaan pabrik di negara Tirai Bambu itu naik 13,9 persen di tahun 2011, lebih lambat dari tahun 2010. Sebagaimana diketahui, China sebagai produsen utama dunia sekarang ini menghadapi penurunan permintaan dari pasar-pasar utama di Amerika Serikat dan Eropa. (wdi)