Ilustrasi. Corbis.
JAKARTA- Bank BRI mengaku di tahun 2011 lalu, pihaknya telah menambah jumlah karyawannya menjadi 10.787 karyawan dan terus akan bertambah 10 ribu karyawan setiap tahun.
"Kita merekrut sebanyak 10 ribu karyawan per tahun yang menjadikan BRI sebagai perusahaan besar, yang membantu menyediakan lapangan pekerjaan," ujar Direktur Utama BRI Sofyan Basir ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/1/2012).
Meski begitu, BRI mengaku tidak dapat menstop penggunaan karyawan outsourcing dan karyawan kontrak. Namun, dia berjanji dalam dua tahun depan, sesuai dengan Surat Edaran BI yang mengatur tentang alihdaya, BRI berjanji akan mengurangi jumlah pekerja outsourcing.
"Kita masih outsourcing sebagian dan sebagian lagi dari pekerja kontrak. (Terkait dengan PBI tentang alihdaya), kita sudah paham dan jelas, karenanya dalam dua tahun kita akan coba untuk kurangi dan angkat karyawan tersebut," lanjutnya.
Adapun per Oktober tahun lalu, BRI mencatat bahwa jumlah karyawan non organik (tidak tetap) sebesar 47331 sedangkan jumlah karyawan tetapnya sebanyak 39.168 karyawan.
Lebih jauh Sofyan menambahkan, dalam lima tahun terakhir, unit kerja BRI lebih fokus kepada pembukaan teras BRI dan kantor Kas. Hal ini dilakukan untuk lebih menjangkau pusat bisnis terutama pasar-pasar potensial. "Sampai 2011 jumlah kantor BRI mencapai 7756 kantor," tandas dia. (mrt) (rhs)