Buruh Demonstrasi, Ekspor Berpotensi Rugi USD2 M

Jum'at, 20 Januari 2012 19:23 wib
Ilustrasi. Foto: Corbis
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - Ketua bidang Pengupahan dan Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan, demonstrasi buruh yang terjadi di Bekasi berpotensi menyebabkan kerugian ekspor dari kawasan tersebut sekira USD2 miliar.

"Soal kerugian belum tahu angka tepatnya. Tapi dihitung saja, dari potensi ekspor di kawasan itu ada USD2 miliar per tahun. Sedangkan eksportir saat ini sangat mementingkan ketepatan waktu. Kalau terganggu sedikit saja, bayangkan potensial lost-nya,” kata Hariyadi, di Jakarta, Jumat (20/1/2012).

Apabila terus dibiarkan, maka perusahaan-perusahaan akan memutuskan untuk tutup. "Kalau dibiarkan begitu saja dampak terburuk perusahaan akan tutup. Solusinya adalah diupayakan untuk win-win solution," jelasnya.

Suryadi menambahkan, kerugian jangka panjang akibat demonstrasi tersebut lebih tinggi 10 kali lipat dibandingkan jangka pendek.

"Kalau pengiriman ekspor ke negara empat musim terhambat, maka harus menunda satu tahun kemudian. Lebih baik switch order ke negara yang lebih aman," tandas Suryadi. (Sandra Karina/Koran SI/ade)
  • Aconk » 0 Tanggapan
    Harusnya pihak apindo memperhatikan dan lebih mementingkan rakyat kecil..yaitu kaum buruh...,bukan nya mementingkan udel nya para pengusaha doonk...,pikir tuh wahaii apindo..,kerja sama lah....qt sama sama manusia yg ingin hidupnya layak..
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit