Dagang Pulsa, Bisnis Kecil-Kecil Menjadi Bukit

\Dagang Pulsa, Bisnis Kecil-Kecil Menjadi Bukit\
Ilustrasi. Foto: Corbis

BEBERAPA tahun lalu, memiliki sebuah telepon genggam (handphone/HP) memberikan efek prestis tersendiri. Ya, memiliki benda elektronik tersebut, identik dengan strata masyarakat kelas atas.

Namun, belakangan ini, kepemilikan HP bukan lagi benda yang bisa mengdongkrak citra, namun sudah menjadi kebutuhan  primer.  Dalam perkembangannya, HP kini juga menunjukkan perannya sebagai alat sosial. Bahkan, satu HP di tangan kini tak lagi dirasa cukup.

Larisnya penjualan HP di pasar, juga diimbangi dengan perkembangan bisnis lain yang mendukung keberadaan HP. Apalagi kalau bukan pulsa. Logikanya, tak mungkin orang beli HP tanpa isi pulsa. Maka, penjualan pulsa pun tumbuh lebih subur dari jamur di musim hujan. Alasannya cukup jelas, buka gerai HP butuh modal besar. Bisnis pulsa? Bisa hanya ratusan ribu saja.

Pengalaman ini dialami Yoga Suganda Sukanto yang pernah menjajal peruntungan di dunia bisnis pulsa. Hanya dengan bermodal Rp700 ribu, dia bisa memetik untung berlipat ganda.

"Ingin nambah uang jajan saja pertamanya, saya coba deposit Rp500 ribu di satu agen, satu lagi Rp200 ribu. Itu (deposit di dua server) untuk jaga-jaga kalau satu servernya down," aku Yoga ketika berbincang dengan okezone beberapa waktu lalu.

Yoga mengaku awalnya hanya iseng, bagaimana tidak, usaha menjual pulsa memang hanya bermodal deposit pulsa di satu agen pulsa elektronik, HP, dan tentu saja, modal di semua usaha, kemauan, dan kerja keras. Tak perlu gerai, tak perlu promosi ke sana-kemari serta tak perlu mengecek kesiapan pasokan.

Seperti yang dialami Yoga, ketika dirinya sudah melakukan deposit, dia kemudian menyiarkan kepada teman-temannya jika membutuhkan pulsa bisa melaluidirinya. "Seminggu langsung beli lagi, karena sudah habis," jawabnya ketika ditanya berapa lama deposit pertamanya habis.

Beberapa bulan kemudian, Yoga mengaku jumlah depositnya ke distributor semakin bertambah, bahkan jika dia mengandalkan banyak relasinya, dia bisa deposit Rp1 juta dalam satu bulan. "Untungnya lumayan, sekali tarik transaksi sekira Rp500-Rp2.500," tambah laki-laki berusia seperempat abad ini.

Dihubungi terpisah, Direktur Marketing Komunikasi Erajaya, Djatmiko Wardoyo, mengamini besarnya peluang usaha berbisnis pulsa ini. PT Erajaya Swasembada Tbk, adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang distribusi telepon genggam seperti Nokia, Samsung, menjual pulsa secara grosir juga kendali TAM.

Pada awal tahun ini, ERAA, begitu kode emitennya, menjadi emiten pertama yang listing di bursa pada 2012 ini. Saat ini, Erajaya memiliki 304 gerai yang tersebar di berbagai wilayah.

"Selama masih ada HP, bisnis pulsa masih akan terus berprospek. Apalagi kalau dilihat, bisnis pulsa ini bisa dikatakan salah satu bisnis yang tidak diperlukan modal dan keahlian sama sekali. Hanya HP dan deposit pulsa," ungkap pria yang lebih sering dipanggil Koko ini.

Menurut dia, kecenderungan masyarakat Indonesia yang lebih memilih untuk menggunakan kartu seluler dengan sistem prabayar membuat usaha bisnis pulsa, khususnya yang langsung bertemu dengan end-user (pengguna akhir) tumbuh bak mjamur dalam musim penghujan.

"Menurut data opertaor pulsa itu, ada sekira 250 juta pelanggan di mana 97 persen di antaranyapengguna pulsa prabayar dan hanya tiga persen sisanya yang menggunakan sistem prabayar," jelas dia.

Hal ini masih ditambah dengan kecenderungan pasar Indonesia yang lebih sering membeli pulsa dalam denominasi kecil mulai dari Rp5.000-Rp10.000.

"Pengguna voucher terbesar itu yang Rp5.000-Rp10.000. Semakin besar nominal pulsa semakin sedikit jumlahnya. Jadi masyarakat mereka lebih senang dengan uang kecil beli pulsa skala kecil. Masih Rp500 (pulsanya) beli lagi," komentarnya.

Dua hal ini yang membuat peluang berjualan pulsa tak pernah kehilangan peminat. Bahkan, Djatmiko membayangkan suatu hari nanti ada semacam toko pulsa berjalan.

"Jadi orang gampang mengenali, yang pakai rompi apa gitu di stasiun atau di kereta itu jualan pulsa. Tanpa toko tanpa lemari, cukup HP saja," jelas dia.

Kecenderungan masyarakat yang lebih sering membeli pulsa secara eceran dengan nominal kecil, juga menjadi alasan masyarakat mencoba bisnis ini.

"Bayangkan sekali tarik bisa dapat Rp500-Rp1.000. Modal Rp50 ribu saja, kalau langganannya hanya beli Rp5.000 dan dia ambil untung Rp500, kan untungnya sudah Rp5.000," tambahnya.

Meskipun begitu, Koko mengingatkan kepada masyarakat yang tertarik untuk menjual pulsa khususnya untuk end user ini, untuk berhati-hati jika mendapatkan SMS yang menawarkan menjadi reseller pulsa elektronik. Pasalnya, banyak dari mereka yang akhirnya tertipu dengan ulah oknum yang tidak bertanggungjawab.

"Bisa dipastikan kalau yang mau menjual dengan harga di bawah pasar itu harus hati-hati, karena semuanya sudah ada prosedurnya. Jangan terjebak untung banyak," ingatnya.

Djatmiko memisalkan, untung pulsa berdenominasi Rp5.000, harga modal awal tidak mungkin lebih dari Rp4.600 sehingga harga di bawah itu, patut dipertanyakan.

"Reseller pulsa yang langsung bertemu end user itu dapatnya selalu yang paling banyak, tapi jangan pernah terjebak," pungkasnya. (mrt)

(ade)

Glossary

  • Abuse of Process

    Suatu aksi yang memboroskan waktu atau yang menggannggu, misalnya mengajukan kembali suatu perkara yang sudah diputuskan oleh pengdilan yang berwenang adalah pemakaian hak sewenang-wenang. Pengadilan itu dapat tinggal diam atau membubarkan aksi yang demikian.

  • Akuisisi

    Penggabungan badan usaha dengan cara menguasai sebagian besar saham badan usaha lain. Dengan akuisisi, dua atau lebih badan usaha tersebut tetap eksis secara hukum dan badan usaha yang menguasai saham paling besar menjadi induk perusahaan yang harus menyajikan laporan keuangan konsolidasi. Jadi, pada prinsipnya saham atau aset dari suatu perusahaan dibeli atau diambil alih oleh pihak lain baik perusahaan atau perorangan.

  • Agen Penjual

    Perusahaan Efek yang ditunjuk sebagai agen untuk menjual saham baru kepada masyarakat.

  • Afiliasi

    Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan sampai derajat kedua, baik secara horisontal maupun vertikal. Hubungan antara pihak dengan pegawai direktur atau komisaris dari pihak tersebut. Hubungan antara perusahaan dengan pihak yang secara langsung atau tidak langsung mengendalikan, dikendalikan, atau di bawah suatu pengendalian dari perusahaan tersebut atau, Hubungan antara perusahaan dengan pemegang saham utama.

  • Agio

    Nilai yang dimaksudkan ke dalam modal sendiri yang berasal dari selisih harga jual dikurangi nilai pari suatu emisi saham yang berasal dari dalam portepel dan dicatat di dalam akun (rekening) tersendiri yang juga bernama AGIO.

  • Aktiva Tidak Berwujud (Intangible Asset)

    Aktiva nonmoneter yang dapat diidentifikasi dan tidak memiliki wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalam menghasilkan barang atau jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau untuk tujuan administratif.

  • Bad Faith

    Pada umumnya ialah yang bertalian dengan fraud yang sebenarnya atau yang direncanakan, atau maksud untuk menipu atau memalsu; suatu kelalaian atau penolakan dengan sengaja untuk memenuhi suatu kewajiban atau utang. An act in bad faith adalah suatu tindakan yang tidak dipenuhi oleh suatu kekhilafan yang jujur atau karena tidak mengetahui, akan tetapi oleh suatu motif yang jahat atau yang mementingkan diri sendiri.

  • Balance Sheet

    Suatu pernyataan mengenai aktiva dan pasiva sesuatu perusahaan pada suatu waktu tertentu, seperti yang dibedakan dari suatu income statement, yakni yang memberi laporan tentang apa yang telah terjadi selama suatu jangka waktu.

  • Batasan Pada Jaminan Nasabah

    Nilai maksimum dari Efek dan atau saldo kredit yang dapat ditahan oleh Perusahaan Efek sebagai jaminan penyelesaian pesanan terbuka dan kewajiban nasabah lainnya yang tidak termasuk kewajiban dalam Rekening Efek Marjin.

  • Batasan Pada Jaminan Nasabah

    Nilai maksimum dari Efek dan atau saldo kredit yang dapat ditahan oleh Perusahaan Efek sebagai jaminan penyelesaian pesanan terbuka dan kewajiban nasabah lainnya yang tidak termasuk kewajiban dalam Rekening Efek Marjin.

  • Biro Administrasi Efek

    Pihak yang berdasarkan kontrak dengan Emiten melaksanakan pencatatan pemilikan Efek dan pembagian hak yang berkaitan dengan Efek.

  • Book-Entry Settlement

    Penyelesaian Transaksi dilakukan dengan mendebit dan mengkredit Efek pada rekening kustodian.

  • Blue Chip

    Saham blue chip atau blue chip Stocks, merupakan saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.

  • Brexit

    Brexit alias British Exit adalah pristiwa kala Inggris meninggalkan zona Uni Eropa

  • Cabotage

    Asal mulanya dari bahasa Prancis, yakni pelayaran melalui pantai seperti yang dibedakan dari pelayaran atau perdagangan samudra. Sekarang dalam dunia pengangkutan udara, adalah operasi-operasi dalam negeri berlainan dengan operasi internasional.

  • Capital, Invested

    Suatu istilah yang kadang-kadang dipakai untuk menggambarkan jumlah uang tunai dan aktiva yang dibayarkan ke dalam suatu perusahaan plus semua surplus yang diperoleh yang dikembalikan kepada perusahaan itu. Jadi, ia adalah suatu sinonim untuk the net worth daripada suatu perusahaan. Biasa juga disebut dengan istilah Kapital yang ditanam.

  • Capital, Equity

    Suatu istilah untuk bagian dari dana yang dipakai dalam suatu perusahaan yang telah ditanamkan atau diinvestasikan oleh para pemiliknya, bukan yang dipinjamkan oleh para kreditur. Secara bebas diartikan, suatu surat efek, seperti saham biasa, yang mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan.

  • Calon Perusahaan Tercatat

    Perseroan Terbatas yang telah mengajukan surat permohonan pencatatan Efeknya di Bursa.

  • Capital Asset Pricing Model (CAPM)

    Suatu teori penetapan harga aktiva dimana tingkat pengembalian dari aktiva atau surat berharga tersebut adalah sebesar tingkat bunga bebas risiko ditambah dengan faktor penyesuaian sebesar risk premium dikalikan dengan risiko sistematik aktiva tersebut.

  • Capital Gain

    Keuntungan yang diperoleh karena perbedaan antara harga beli dan harga jual suatu efek. Apabila perbedaan tersebut bersifat negatif (rugi) disebut capital loss.

  • Conflict of Interest (benturan kepentingan)

    Perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan dengan kepentingan ekonomis pribadi direktur, komisaris, atau pemegang saham utama perusahaan.

  • Cash flow

    Biasa di sebut aliran kas, merupakan sejumlah uang kas yang keluar dan yang masuk sebagai akibat dari aktivitas perusahaan. Dengan kata lain, aliran kas yang terdiri dari aliran masuk dalam perusahaan dan aliran kas keluar perusahaan serta berapa saldonya setiap periode.

  • Capital Expenditure (capex)

    Atau pengeluaran modal, adalah investasi dalam bentuk asset atau infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diperlukan untuk memberikan, memperluas dan atau meningkatkan kualitas layanan public. Nilai buku asset akan disusut (depresiasi) selama umur ekonomisnya yang wajar (kecuali tanah).Yang termasuk Capex antara lain : pembangunan atau pembelian jaringan, server dan PC, perangkat lunak, bangunan, dan tanah.

  • Date of Exportation

    Hari tanggal barang dagangan meninggalkan suatu negara menurut kenyataannya. Pemungut bea biasanya menganggap atau menetapkan harga pasar barang-barang yang diekspor itu sebagai harga pada hari yang tertentu itu.

  • Default (Kelalaian)

    Kekhilafan atau kelalaian untuk melaksanakan atau memenuhi suatu kewajiban atau utang; kelalaian untuk memenuhi suatu utang bilamana sudah habis temponya; terutama yang di bawah kontrak. Misalnya saja kelalaian melakukan pembayaran promisory note, obligasi atau hipotek atau suatu dividen, atau pembayaran bunga atas suatu obligasi atau surat efek lainnya, bilamana sudah habis temponya.

  • Daftar Hasil Kliring Netting (DHK Netting)

    Dokumen elektronik hasil Kliring secara Netting yang dilakukan oleh KPEI yang berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

  • Daftar Hasil Kliring Netting (DHK Netting)

    Dokumen elektronik hasil Kliring secara Netting yang dilakukan oleh KPEI yang berisikan hak dan kewajiban setiap Anggota Bursa Efek yang timbul dari Transaksi Bursa yang terjadi di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.

  • Daftar Kurs Efek (DKE)

    Daftar Kurs Efek (DKE) daftar harian yang diterbitkan bursa efek yang memuat keterangan tentang efek yang tercatat, kurs efek, volume, nilai dan frekuensi transaksi, tawaran beli jual, indeks harga saham dan lain-lain yang berkaitan dengan transaksi bursa.

  • Daftar Kurs Efek (DKE)

    Daftar harian yang diterbitkan bursa efek yang memuat keterangan tentang efek yang tercatat, kurs efek, volume, nilai dan frekuensi transaksi, tawaran beli jual, indeks harga saham dan lain-lain yang berkaitan dengan transaksi bursa.

  • Depresiasi

    Atau penyusutan, adalah alokasi jumlah suatu aktiva yang dapat disusutkan sepanjang masa manfaat yang diestimasi. Penyusutan untuk periode akuntansi dibebankan ke pendapatan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

  • Debt Ratio

    Merupakan total utang berbanding total aset. Rasio ini mengukur seberapa banyak aset yang dibiayai oleh hutang. Misalnya, rasio hutang 30 persen artinya, 30 persen dari aset dibiayai oleh hutang. Rasio hutang bisa berarti buruk pada situasi ekonomi sulit dan suku bunga tinggi, dimana perusahaan yang memiliki debt rasio yang tinggi dapat mengalami masalah keuangan, namun selama ekonomi baik dan suku bunga rendah maka dapat meningkatkan keuntungan.

  • Eased Off

    Suatu istilah yang dipakai di bursa efek dan komoditi apabila hal itu menunjukkan suatu reduksi atau pengurangan dalam harga-harga itu secara berangsur dan kecil.

  • Earning Asset

    Suatu istilah yang dipakai untuk investasi tertentu yang dibebani bunga modal dan yang diselenggarakan atau dikuasai oleh The Unitede Federal Reserve Banks. Investasi yang demikian dapat berupa uang kertas bank-bank anggota yang terjamin, uang yang didiskontokan untuk bank-bank anggota dan untuk federal reserve banks lainnya, bermacam-macam surat-surat wesel, dan dengan syarat-syarat tertentu, obligasi Amerika Serikat, sertifikat-sertifikat dan surat-surat utang.

  • Efek

    Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

  • Efek

    Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

  • Efek Beragun Aset Arus Kas Tetap

    Efek beragun aset arus kas tetap efek beragun aset yang memberikan hak kepada pemegangnya menerima pembayaran dengan jadwal tertentu, walaupun jadual pembayaran tersebut dapat berubah karena keadaan tertentu.

  • Efek Beragun Aset Arus Kas Tidak Tetap

    Efek beragun aset yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima pembayaran secara bersyarat dan dalam jumlah yang tidak tetap.