Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Siapkan Rp3 T Bangun Pelabuhan

Arief Sinaga , Jurnalis-Senin, 23 Januari 2012 |16:00 WIB
Pemerintah Siapkan Rp3 T Bangun Pelabuhan
Ilustrasi. Foto: Tangguh Putra/Okezone
A
A
A

PALEMBANG - Pemerintah menyiapkan dana tambahan sebesar Rp2 triliun-Rp3 triliun dari Sisa Anggaran Lebih (SAL) untuk anggaran pembangunan pelabuhan.

Menteri Koordiantor Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah sudah sepakat menyediakan dana tersebut untuk memperbaiki jalur logistik nasional.

Tambahan dana tersebut, lanjut Hatta, akan dilakukan adalah memodernisasi pelabuhan, memperpanjang dermaga, mempercepat pembangunan dermaga dan pelabuhan baru serta membuat kapal perintis untuk penghubung antarpulau.

"Ini dilakukan agar arus barang dapat lebih lancar," tutur Hatta di Hotel Aryaduta, Palembang, Senin (23/1/2012).

Dana ini, menurut Hatta, akan mengunakan dana SAL 2011. Seperti diketahui pada tahun anggaran 2011 pemerintah memiliki SAL netto sebesar Rp12 trilun yang digunakan untuk tambahan dana infrastruktur.

Hatta mengatakan, perbaikan sarana pelabuhan di lima daerah timur, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT, dan provinsi kepulauan.

"Ini perlu dilakukan untuk menghubungkan antardaerah sehingga perekonomian kita khususnya ekonomi daerah tersebut," katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardoyo mengagas untuk mengumpulkan 20 pengusaha pelayaran baik Badan Usaha Milik Negara maupun swasta dan sejumlah pemimpin bank-bank nasional yang mendanai perusahaan-perusahaan tersebut.

Masalah terbatasnya kapasitas dan buruknya jasa pelabuhan menjadi masalah besar bagi pelayaran, karena mereka terpaksa menunggu hingga puluhan hari untuk sekadar merapat.

Sementara itu, pemerintah juga menyiapkan dana tambahan sebesar Rp1,7 trilun pada dana APBN 2012 untuk lahan pertanian yang akan dibagi kepada petani.

"Program ini, akan dilanjutkan hingga 2014, sawahnya akan dibagikan kepada petani langsung," tutur Hatta.

Hatta mengatakan, untuk mekanisme pembagiannya sendiri pemerintah belum memutuskan, karena masih di cari jalan terbaik.

"Bisa polanya pemda yang akan mengatur, dan atau dengan pola BUMN incorporated," tuturnya.

Langkah ini dilakukan pemerintah dalam rangka untuk mencapai surplus beras sebesar 10 juta ton pada 2012.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement