JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Enery (PGE), anak usaha PT Pertamina (Persero) akan menjadi anak usaha bersama antara Pertamina dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, hal tersebut telah disetujui dalam rapat yang diadakan antara Kementerian BUMN, PLN, dan Pertamina.
"Ya 50-50 persen sahamnya, skemanya nanti akan diserahkan pada masing-masing BUMN," ungkap Dahlan kala ditemui di Menara 165, Jakarta, Selasa (24/1/2012).
Menurutnya, hal ini dilakukan karena selama ini tidak terjadi kesepakatan harga penjualan listrik antara kedua belah pihak, sehingga jika kedua perusahaan ini menjadi milik PGE diharapkan negosiasi tersebut tidak berjalan berlarut-larut.
"Kalau sudah terjadi diharapkan, tidak ada lagi negosiasi terlalu panjang supaya PGE cepet jalan dan jadi andalan Indonesia," paparnya.
Di sisi lain, setelah PGE menjadi anak usaha Pertmina dan PLN maka pihak Kementerian BUMN pun akan mendorong mereka untuk menerbitkan obligasi bersama untuk mengembangkan PGE pada akhir tahun ini.
Dahlan menjelaskan, guna mengerjakan proyek pengembangan PGE tersebut diperlukan dana sekira Rp10 triliun untuk total investasinya. Namun Dahlan belum mengetahui nilai obligasi bersama yang akan diterbitkan tersebut. (mrt)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.