Setop Beri Bonus ke Bankir BUMN!

Gina Nur Maftuhah - Okezone
Selasa, 24 Januari 2012 15:31 wib
Ilustrasi
Ilustrasi
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) tahun ini mendorong agar perbankan di Indonesia semakin efisien. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghapuskan bonus yang diberikan pemerintah ke bankir-bankir BUMN.

"Inefisiensi masih tinggi, BOPO (Beban Operasional Biaya Operasional) bank persero masih 85 persen, ini perlu djadikan perhatian oleh BI untuk menekan efisiensi. Saya setuju kalau bonus untuk direksi dan karyawan di hentikan, karena itu pemborosan," ujar pengamat Indef Akhmad Erany Yustika saat di temui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (24/1/2012).

Erany melanjutkan, menurut dia, jika larangan bonus hanya sebatas saran dan tidak dijadikan regulasi yang jelas maka hal ini tidak akan dapat berjalan dengan lancar. "Sudah, tapi belum instruktif, masing-masing lebih banyak saran, larangan bonus, beri hadiah. Kalau hanya saran-saran tidak akan jalan," lanjut dia.

Di samping itu, untuk meningkatkan inefisiensi perbankan dan mengurangi BOPO bank, pemerintah juga bisa memberi kebijakan menurunkan dividen bank BUMN

"Di Asia kita bunga deposito di atas 10 persen, itu masih tinggi. Kalau ingin diturunkan, BI bisa ketemu. Kementerian BUMN. Kalau BUMN turunkan dividen bank, bisa menurunkan bunga deposito, bank lain juga akan ikut," tandasnya. (wdi)
  • venya » 0 Tanggapan
    pantesan bonus suami nggak cair2 ternyata mo buat disetor ke koruptor ya??? ya ampun.. nggak puas2 ya pemerintah mendzalimi rakyatnya sampai haknya karyawan pun diambil.. bnar2 gila?? kasian keluarga para karyawan bank... turut prihatin sekaliiiiiiiiiii
    Beri Tanggapan Laporkan
  • venya » 0 Tanggapan
    ya bonusnya dikasih ke koruptor aja ya?? direksi2 yg udah bamyak duit biar makin kaya ... kasihan skali karyawan bank, pergi pagi pulang malam, mencari rezki yg halal namu tidak dapat haknya.. atasan cuma bilang apa yang bisa diberikan ke perusahaan jangan berharap bonus dulu... ya ampun......
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bankir Prihatin » 0 Tanggapan
    Pengamat di negeri ini hanya pinter nya mengamati..bukan seorang praktisi...tau apa mengenai kerja bankir..tau apa mengenai kesejahteraan bankir di BUMN...semoga dosa anda diampuni oleh a***h SWT karena semua bankir BUMN menghujat pendapat anda...Hidup Bankir BUMN...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • anti opurtunis » 0 Tanggapan
    opurtunis yang gak ngerti bebak bankir level pekerja neh, pekerja pergi pagi pulang malan dengan beban kerja yang gila gilaan, sepantasnya mendapat penghargaan berupa bonus bila beban target dapat di capai, compare beban kerja + gaji pekerja BI biar tambah pinterr..
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Bankir » 0 Tanggapan
    Saya penggal kalimat diatas Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghapuskan bonus yang diberikan pemerintah ke bankir-bankir BUMN... Emang Pemerintah memberikan bonus??? Tolong diklarifikasi statement diatas bos.. Kalo emang anda org pintar, napa anda bisa munculkan statement tersebut???
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit