Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soal PSO, Dahlan Iskan Sindir PT Pos

Yuni Astutik , Jurnalis-Rabu, 25 Januari 2012 |10:41 WIB
Soal PSO, Dahlan Iskan Sindir PT Pos
Menteri BUMN Dahlan Iskan. Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kementerian BUMN mengimbau kepada seluruh perusahan pelat merah untuk mandiri tanpa bergantung pada Public Service Obligation (PSO).

Menteri BUMN Dahlan Iskan mencontohkan seperti PT Pos Indonesia, agar lebih kreatif dalam menetapkan harga jual perangko.

"Masalah tarif perangko, keluar dari PSO, terbitkan perangko yang edisi dan bukan PSO sehingga tarif bisa diatur sendiri. Tapi tetap menerbitkan perangko untuk PSO," katanya dalam acara Refleksi 2011 dan Outlook 2012, di Gedung BRI, Semanggi, Jakarta, Rabu (25/1/2012).

Selama ini, menurut Dahlan, tarif perangko dikatakannya belum sesuai. Misalnya saja tarif pengiriman dengan perangko dari Jakarta ke Papua atau Aceh sama dengan tarif dari Jakarta ke Bandung. Dia mencontohkan pula, bagaimana membuat kreatif itu dengan cara memanfaatkan momen-momen penting atau tanggal dengan peringatan khusus.

"Kan sekarang setiap tanggal itu ada peringatannya, ya terbitkan saja perangko edisi misalnya edisi hari anak, hari ibu, dan sebagainya," tandasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement